spot_imgspot_img
Senin 3 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kota Tasikmalaya Jadi Pelopor di Indonesia, Luncurkan TK Negeri Rakyat Gratis untuk 850 Anak

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya memperkokoh komitmennya dalam melahirkan sumber daya manusia yang cerdas dan berkualitas lewat peluncuran program pendidikan Sekolah TK Negeri Rakyat Kota Tasikmalaya.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan meresmikan langsung lembaga pendidikan anak usia dini tersebut di Sekolah TK Negeri Pembina, Jalan Lingkar Dadaha, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Senin (3/8/2026).

Baca Juga: HUT ke-20 Buah Batu Corps di Tasikmalaya, BBC Siap Bertransformasi Jadi Ormas Modern

Bunda PAUD Kota Tasikmalaya dr. Elvira Kamarrow Putri, Kepala Dinas Pendidikan Rojab Riswan Taufik, Kadis Kominfo Amran Saefullah, serta jajaran guru dan orang tua murid turut menghadiri acara peluncuran tersebut.

Mengawali momen peluncuran dengan penyerahan bantuan perlengkapan sekolah secara simbolis kepada para peserta didik dari keluarga prasejahtera. Meliputi tas sekolah, sepatu, buku tulis, pulpen, hingga pensil.

Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan bahwa kehadiran TK Negeri Rakyat merupakan wujud nyata dari program prioritas Tasik Pintar. Tentunya demi mencetak generasi muda yang unggul sejak usia dini.

Ia menguraikan bahwa program ini memprioritaskan anak-anak usia dini dari keluarga prasejahtera (miskin ekstrem) yang terdata dalam kelompok (desil) I dan II di wilayah Kota Tasikmalaya.

“Program ini dilakukan untuk diintegrasikan dengan Sekolah Rakyat dari program Pemerintah Pusat mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA,”ungkap Viman Alfarizi Ramadhan Senin (3/8/2026).

Pendidikan Gratis Selama 1 Tahun Penuh

Ia menambahkan, program TK Rakyat ini menyasar lebih dari 850 anak usia dini dari keluarga kurang mampu. Tujuanya agar mreka dapat menikmati pendidikan secara gratis selama satu tahun penuh.

‘Peluncuran TK Negeri Rakyat ini, merupakan inovasi Pemerintah Kota Tasikmalaya. Inovasi yang menjadi Pelopor di wilayah Priangan Timur, sehingga langkah strategis ini pun bisa dijadikan model di tingkat nasional,”ujarnya.

“Pemerintah pusat berhasil merintis pembentukan Sekolah Rakyat (SR) dari jenjang SD, SMP dan SMA. Kemudian kita di Pemerintah Kota Tasikmalaya merintis program pembentukan sekolah rakyat (SR) dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK). Ini menjadi Pelopor di Indonesia,”imbuhnya.

Ia menilai fase usia 0 hingga 6 tahun (golden age) memegang peranan krusial sebagai fondasi utama penanaman nilai moral, akhlak, karakter, serta pembentukan mental anak.

“Usia 0 sampai 6 tahun menjadi tingkat pertumbuhan yang mendasar. Sehingga selama rentang usia tersebut, mereka harus mendapat pembimbing dan pendidikan ilmu. Serta pembentukan karakter dan akhlak yang tepat, ini harus diperhatikan guna menyongsong terwujudnya Indonesia emas 2045,”papar Viman Alfarizi.

Pada kesempatan sama, Bunda PAUD Kota Tasikmalaya sekaligus Ketua TP-PKK dr. Elvira Kamarrow Putri meluapkan rasa bangga dan haru atas terobosan ini dalam memacu mutu pendidikan anak usia dini di Kota Tasikmalaya.

Kolaborasi Pemkot, Posyandu dan PKK Kota Tasikmaaya

Ia mengutarakan bahwa hadirnya TK Negeri Rakyat merupakan buah kolaborasi Pemkot Tasikmalaya bersama Posyandu dan PKK melalui penerapan wajib belajar 13 tahun (1 tahun pra-sekolah).

“Sekolah TK Negeri Rakyat Kota Tasikmalaya ini, terobosan baru di Kota Tasikmalaya, yang diintegrasikan dengan program Pemerintah Pusat melalui Sekolah Rakyat (SR). Sekolah ini untuk memastikan seluruh anak-anak harus terpenuhi haknya dalam mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Berharap dapat melahirkan generasi emas 2045 mendatang,”ungkap dr. Elvira Kamarrow Putri kepada fokusjabar Senin (3/8/2026).

Sebagai Bunda PAUD, ia terus mengawal pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Agar mereka dapat mengenyam bangku sekolah di TK Negeri Rakyat secara cuma-cuma.

“Dari TK Negeri Rakyat ini, seluruh anak-anak dari keluarga prasejahtera yang ada di Kota Tasikmalaya. Jumlahnya mencapai 850 anak, bisa mendapatkan akses pendidikan prasekolah di TK ini secara gratis. Inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota ini juga bagian dari program prioritas Tasik Pintar,”ujarnya.

dr. Elvira kembali menekankan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi pilar utama dalam menopang tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

“Sekolah TK Negeri Rakyat ini selain untuk mengenyam prasekolah untuk ke sekolah formal. Kemudian juga di sini akan mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Terlebih meningkatkan kemampuan kognitif, bahasa, motorik, sosial emosional, juga pembentukan karakter dan kemandirian anak. Sehingga mereka akan lebih siap dan percaya diri untuk memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD),”paparnya.

Untuk tahap awal, Pemkot Tasikmalaya memusatkan kegiatan belajar di TK Negeri Pembina Kompleks Dadaha. Sebelum nantinya mengoptimalkan pemanfaatan bangunan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kecamatan Tamansari sebagai gedung mandiri.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru