TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Deretan pejabat tinggi hingga artis papan atas membanjiri Kota Tasikmalaya sepanjang sepekan terakhir. Komedian Sule hadir meramaikan acara Sertijab Kapolres Tasikmalaya Kota, Kamis (30/7/2026).
Sebelumnya, Anggota DPD RI Komeng dan dua menteri Kabinet Merah Putih turut mendatangi Kota Santri ini.
Selain menghadiri acara seremonial, Sule terlibat syuting film pendek karya Sutradara sekaligus Wakil Wali Kota Dicky Chandra.
Baca Juga: Lola Nelria Oktavia dan Bank bjb Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan Yamuti Tasikmalaya
Proses pembuatan film berlokasi di Kantor Kejaksaan Negeri serta Kantor Inspektorat Kota Tasikmalaya.
Karya film pendek bertajuk Damkor dan KDRT tersebut menggaet para pelajar SMK Al Ikhwan serta talenta lokal.
Sule mengaku gembira dapat bereuni dan berkarya bersama kawan lamanya, Dicky Chandra.
“Saya senang sekali bisa datang ke Tasikmalaya, dan bertemu langsung Kang Diky Chandra, yang sekarang jadi Pejabat di Kota Tasikmalaya, dan Teh Rani setelah sekian lama tidak ketemu,” ungkap Sule usai syuting.
Sule menegaskan pembuatan film ini mengusung pesan moral penting mengenai pencegahan korupsi dan kekerasan rumah tangga.
“Ini sesuatu yang beda. Kita bikin film ini dengan pesan moral yang mendalam, khususnya untuk anak-anak muda, tentang pencegahan korupsi dan kekerasan dalam rumah tangga (KDR),” ujarnya.
Artis asal Cimahi ini memuji kelezatan sajian kuliner lokal, terutama Nasi Tutug Oncom khas Tasikmalaya.
“Kalau masalah makanan dan kuliner, jangan tanya lagi. Tasikmalaya memang gudangnya kuliner enak-enak juga nikmat. Saya sebenarnya sering ke sini, Nasi T.O Tasikmaya, itu yang paling saya suka,” ucapnya.
Media Sosialisasi Hukum
Wakil Wali Kota Dicky Chandra menjelaskan film tersebut berfungsi sebagai media sosialisasi hukum yang komunikatif bagi masyarakat.
“Film Damkor merupakan bagian dari penguatan sosialisasi hukum, khususnya pencegahan korupsi. Selain itu, juga film bertema KDRT untuk edukasi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, yang saat kasusnya semakin meningkat karenanya, kita harus mencegahnya melalui edukasi lewat filem,” ungkapnya.
Ia sengaja memadukan pelajar lokal dengan aktor profesional guna memotivasi kreativitas generasi muda daerah.
“Kami ingin memberi kesempatan kepada anak-anak pelajar untuk bermain akting bersama artis Sule. Ini bukan untuk pamer, tapi untuk memotivasi anak-anak muda Tasikmalaya, bahwa mereka juga bisa membuat karya dan beradu akting dengan artis terkenal seperti Sule,” ujar Diky.
Ia berharap kedatangan figur publik terus menggairahkan perekonomian, perhotelan, hingga sektor UMKM Kota Tasikmalaya.
(Seda)



