GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin hadir dalam acara penyerahan Bantuan Sosial Bedah Rumah bersama Wanita Filantropi Indonesia (WFI) di Kampung Paledang, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Garut Kota.
Pihaknya mengapresiasi kepada komunitas WFI yang telah menunjukkan kepedulian nyata bagi warga Garut.
BACA JUGA:
Bupati Garut-PT Asri Indah Lestari Bahas Pengembangan TWA Papandayan
Bupati Garut menilai, kehadiran WFI tidak hanya membawa misi kemanusiaan. Namun berdampak positif bagi pariwisata dan geliat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.
“Alhamdulillah kita kedatangan wanita-wanita hebat yang mencintai sesama manusia yang tergabung dalam kelompok WFI,” katanya.
Menurut Bupati Garut, kolaborasi tersebut berjalan sangat fleksibel. Selain dana dari WFI, Pemkab Garut turut menyalurkan bantuan material bangunan melalui dinas terkait.
Melihat kondisi rumah penerima manfaat yang sangat memprihatinkan, Bupati Garut menginstruksikan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) segera menginventarisasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) di wilayah tersebut serta mencari berbagai alternatif sumber pendanaan lain.
“Kondisi rumah mereka sangat memprihatinkan. Saya minta Dinas Perkim untuk inventarisasi,” ungkapnya.
Ketua WFI, Jesmawati Tanjung menjelaskan, komunitas yang dia nakhodai merupakan wadah inklusif bagi perempuan dari berbagai latar belakang suku, agama dan profesi.
Dia mengungkapkan, sebelum berkegiatan di Kabupaten Garut, WFI telah menyalurkan bantuan bakti sosial dan bedah rumah di berbagai wilayah di Indonesia hingga luar negeri. Di antaranya, Aceh, Sumba, Lampung hingga Palestina.
BACA JUGA:
BUMD Penggerak Kemandirian Ekonomi DOB Garut Utara
“Di mana idenya itu awalnya muncul dari pembina kami yaitu Ibu Nurhayati. Beliau mengajak kolaborasi dengan Pemda untuk melakukan bedah rumah di Garut,” katanya.
Pada kesempatan kali ini, bantuan yang di serahkan meliputi bantuan tunai sebesar Rp25 juta dan tambahan Rp10 juta serta sumbangan langsung secara tunai dari para anggota WFI di lokasi acara.
(Bambang Fouristian)



