DEPOK,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Depok kembali memfasilitasi para pencari kerja melalui gelaran Job Fair Kota Depok 2026. Langkah ini menjadi strategi Pemkot Depok dalam menjembatani para pencari kerja dengan belasan perusahaan yang membuka kesempatan karier.
Penyelenggara bursa kerja ini menyiagakan lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan dari berbagai entitas bisnis. Para lulusan baru (fresh graduate) maupun pencari kerja berpengalaman dapat memanfaatkan peluang emas ini secara langsung.
Baca Juga: BGN Tutup 833 Dapur SPPG Bermasalah, Ratusan Pegawai Langsung Disanksi
Wali Kota Depok, Supian Suri, membeberkan agenda Job Fair tersebut saat meresmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Melati Putih RW 12 di Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Senin (27/7/2026).
Supian Suri mengonfirmasi bahwa ajang Job Fair bakal berlangsung selama dua hari berturut-turut pada 4-5 Agustus 2026 di Depok Town Square (Detos). Ia mengimbau seluruh masyarakat, terutama warga Limo dan Meruyung, untuk menjemput kesempatan tersebut.
“Dinas Tenaga Kerja Kota Depok ada program Job Fair. Sebelum yang lain saya umumkan, khususnya buat warga Kelurahan Meruyung, khususnya lagi RW 12, insyaallah tanggal 4 dan 5 Agustus kita akan mengadakan kegiatan Job Fair,” ujarnya.
Menurut Supian Suri, Pemkot Depok merancang agenda ini sebagai wadah efektif yang mempertemukan pencari kerja dan pimpinan perusahaan secara transparan.
“Jadi mempertemukan para pelamar kerja dengan perusahaan-perusahaan yang menyiapkan lapangan pekerjaan. Tempatnya di Depok Town Square, seberangnya Margocity,” jelasnya.
Lebih dari 1.000 Lapangan Pekerjaan
Ia menegaskan, banyaknya kuota yang mencapai lebih dari 1.000 posisi harus menjadi pelecut semangat bagi warga Depok yang belum memiliki pekerjaan tetap.
“Lebih dari 1.000 lapangan pekerjaan yang disiapkan. Jadi buat warga Depok, khususnya warga Limo, ada kesempatan lapangan pekerjaan yang kita fasilitasi melalui kegiatan Job Fair tanggal 4 sampai 5 Agustus di Depok Town Square. Silakan datang dan berikhtiar, mudah-mudahan yang selama ini masih mencari pekerjaan, besok menjadi jodohnya di acara Job Fair,” tuturnya.
Ia juga memberi motivasi khusus kepada para lulusan baru agar berani bersaing dan mencoba peruntungan di bursa kerja ini.
“Atau yang mungkin baru lulus, siapa tahu langsung mendapatkan pekerjaan. Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar kita untuk warga Depok,” katanya.
Selain menggelar acara tatap muka, Dinas Tenaga Kerja Kota Depok turut meluncurkan platform digital bernama Ayo Gawe. Platform berbasis website ini beroperasi sepanjang tahun untuk mempermudah akses informasi ketenagakerjaan.
Lewat layanan Ayo Gawe, warga Depok bisa memantau lowongan kerja terbaru, mendaftar pelatihan keterampilan, hingga mengakses berbagai program peningkatan kompetensi dari pemerintah setempat.
“Pemerintah Kota Depok sudah punya website namanya Ayo Gawe. Di sana terhimpun perusahaan-perusahaan yang menyiapkan lapangan pekerjaan, juga ada kegiatan pelatihan. Jadi buat warga Depok yang ingin mencari pekerjaan bisa masuk ke website itu, sehingga bisa mengikuti kalau ada lapangan pekerjaan yang bisa diupayakan atau diikhtiarkan,” ungkapnya.
Supian Suri berharap masyarakat Depok mengoptimalkan seluruh kemudahan ini, baik melalui saluran digital maupun ajang tatap muka seperti Job Fair.
“Masuk saja ke website Ayo Gawe. Ini menjadi ikhtiar yang kita lakukan. Di luar itu, kita juga mengadakan kegiatan Job Fair dan pelatihan-pelatihan bagi anak-anak kita yang membutuhkan keterampilan,” tutupnya.
(Jingga Sonjaya)



