PANGANDARAN,FOKUSjabar.id: Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengundang seluruh masyarakat dan pecinta olahraga berkuda untuk meramaikan Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Seri 1 Indonesia Derby 2026. Ajang balap kuda tingkat nasional ini mengambil tempat di Lapang Pacuan Kuda Legok Jawa, Kecamatan Cimerak.
Lewat sebuah video singkat di media sosial, Citra menyampaikan ajakan tersebut secara langsung dari lintasan pacu yang berlatarkan pemandangan laut selatan dan langit biru.
Baca Juga: HAN 2026: DKBP3A Pangandaran Wujudkan Kabupaten Layak Anak
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Citra Fitriyami, Bupati Pangandaran. Saat ini saya berada di Lapang Pacuan Kuda Legok Jawa,” ujar Citra.
Citra menyoroti keistimewaan arena balap ini. Kemudian Ia menjelaskan bahwa lokasi balapan di Legok Jawa menawarkan daya tarik langka yang jarang ada di tempat lain.
“Salah satu lapang pacuan kuda yang punya pantai di Indonesia cuma satu,” katanya Jumat, (24/7/2026).
Keunikan geografis ini menjanjikan sensasi tersendiri bagi para penonton. Terlebih pengunjung bisa menikmati sengitnya persaingan kuda balap sekaligus memanjakan mata dengan keindahan panorama pantai.
Kuda Seri 1 Indonesia Derby 2026
Sesuai jadwal, Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Seri 1 Indonesia Derby 2026 bakal bergulir pada Minggu, 26 Juli 2026.
Citra pun menegaskan bahwa para penggemar olahraga equestrian dari berbagai penjuru daerah tidak boleh melewatkan momen seru ini.
“Besok itu hari Minggu ada kejuaraan nasional seri satu Indonesia. Pokoknya para pecinta balap kuda wajib nonton, wajib hadir. Soalnya sambil kita nonton pacuan kuda, kita sambil menikmati indahnya pantai Legok Jawa,” ujarnya.
Guna mengantisipasi lonjakan penonton, ia menyarankan pengunjung agar tiba lebih awal di lokasi supaya memperoleh tempat duduk terbaik di area tribun.
“Gokil pokoknya. Sampai jumpa di Legok Jawa,” tutup Citra.
Pemerintah daerah menargetkan kejuaraan ini mampu mendongkrak daya tarik wisata olahraga (sport tourism) di Pangandaran sekaligus menghidupkan roda perekonomian warga lokal di sekitar arena.
(Sajidin)



