BEKASI,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengukir prestasi gemilang setelah berhasil menembus posisi enam besar nasional dalam Pengawasan Arsip Eksternal, Kamis (23/7/2026). Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) memberikan apresiasi tinggi ini usai Pemkab Bekasi meningkatkan kualitas pengelolaan kearsipan daerah secara masif.
Capaian manis ini menandai lompatan besar, di mana Kabupaten Bekasi melesat dari peringkat 16 besar nasional pada 2024 menjadi enam besar nasional pada 2025.
Baca Juga: Siswi SDN Karangsambung 03 Bekasi Wakili Jawa Barat di Olimpiade Matematika Nasional
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam, mengutarakan bahwa lonjakan prestasi ini membuktikan pengelolaan arsip daerah yang kian tertib dan profesional.
“Pada tahun 2024 Kabupaten Bekasi berada di posisi 16 besar nasional. Kemudian pada 2025 kita masuk ke dalam 6 besar nasional,” ujar Jaoharul.
Ia menerangkan bahwa Kabupaten Bekasi juga sukses mempertahankan kategori AA (sangat memuaskan) dalam pengawasan kearsipan eksternal selama dua tahun berturut-turut.
“Alhamdulillah untuk pengawasan arsip eksternal kita masuk yang terbaik di Jawa Barat. Kabupaten Bekasi meraih penghargaan dua tahun berturut-turut yakni di tahun 2024 dan 2025,” ungkapnya.
Digitalisasi Melalui Aplikasi SRIKANDI Jadi Kunci Utama
Bukan hanya di tingkat eksternal, pengawasan kearsipan internal Kabupaten Bekasi pun berhasil mengamankan peringkat kedua terbaik se-Jawa Barat tepat di bawah Kabupaten Bogor.
Jaoharul menegaskan bahwa penerapan digitalisasi lewat Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) menjadi kunci utama keberhasilan ini. Seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bekasi kini aktif memanfaatkan platform terpadu tersebut.
“Jadi penggunaan Aplikasi SRIKANDI sebagai digitalisasi arsip, kalau sudah digunakan oleh semua dinas, sehingga nilainya akan semakin bagus,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa jajarannya terus memperkuat pengawasan kearsipan agar tata kelola dokumen berjalan akuntabel, transparan, dan sesuai standar nasional.
Pemerintah Kabupaten Bekasi optimistis bahwa transformasi kearsipan digital ini akan memacu terciptanya tata kelola pemerintahan yang jauh lebih efektif dan modern.
(BekasiKab/IrfansyahRiza)



