spot_imgspot_img
Kamis 23 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dukung Program BEREHAN Jabar, Sekda Depok Mulai Aktivasi Tabungan Kurban ASN

DEPOK,FOKUSJabar.id: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur, menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Tabungan Kurban bagi Aparatur Sipil Negara/Berbagai Hewan Kurban (BEREHAN). Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggagas program spiritual tersebut untuk memudahkan para pegawai negeri.

Mangnguluang mewujudkan bentuk dukungannya dengan melakukan aktivasi tabungan kurban secara langsung melalui Bank BJB Kota Depok. Langkah ini mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam mendorong ASN agar mempersiapkan ibadah kurban secara lebih terencana.

Baca Juga: Tekan Lahan Pertanian Kian Menyusut, Pemkot Depok Dorong Warga Tanam Bumbu Dapur Mandiri

Proses aktivasi berlangsung di ruang kerja Sekda lantai 2 Balai Kota Depok pada Kamis, 23 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Depok bersama Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam turut mendampingi Mangnguluang.

Setelah menyelesaikan proses aktivasi, Mangnguluang menyampaikan bahwa ia bersama jajarannya telah memanfaatkan fasilitas tersebut demi menyukseskan inisiatif Pemprov Jabar.

“Alhamdulillah hari ini saya bersama Pak Asisten sudah aktivasi tabungan kurban melalui program BEREHAN,” ucapnya.

Manfaatkan Fitur BJB DIGI untuk Kelola Keuangan Kurban

Pengembang merancang Program BEREHAN sebagai tabungan berencana yang membantu ASN mematangkan persiapan kurban. Melalui skema ini, peserta dapat menabung secara bertahap sesuai kemampuan finansial harian maupun bulanan.

Fasilitas ini terintegrasi langsung dengan aplikasi BJB DIGI. Fitur tersebut memungkinkan para peserta memilih variasi hewan kurban lengkap dengan kategori dan kisaran harganya, sehingga target tabungan menjadi lebih terukur.

Mangnguluang menilai sistem tabungan otomatis ini sangat efektif membantu ASN mengatur pengeluaran bulanan. Mekanisme tersebut mencegah beban finansial yang terasa berat saat mendekati Hari Raya Iduladha.

“Tabungan kurban memudahkan kita untuk memanage keuangan, biasanya kalau langsung bayar cukup berat Rp3 juta-Rp4 juta, kalau lewat ini bisa disesuaikan dengan kemampuan kita untuk penarikan setiap bulannya karena autodebet,” jelas Mangnguluang.

Ia berharap seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Depok berbondong-bondong memanfaatkan Program BEREHAN. Selain merapikan manajemen keuangan pribadi, program ini turut memberdayakan para peternak lokal di wilayah Jawa Barat melalui kepastian penjualan.

“Pada intinya semangat berkurban itu yang harus kita gaungkan, mudah-mudahan membawa keberkahan bagi kita dan penerima kurbannya kelak,” tandas Mangnguluang.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru