spot_imgspot_img
Senin 20 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gelora Pakansari Diproyeksikan Jadi Paru-Paru Kota Cibinong Kabupaten Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memacu penataan kawasan Gelora Pakansari sebagai salah satu ikon utama ibu kota Kabupaten Bogor. Pihaknya memoles kawasan ini agar menjelma menjadi ruang publik yang bersih, asri, tertata, serta memberikan kenyamanan ekstra bagi aktivitas warga.

Langkah akselerasi ini mengeksekusi instruksi langsung Bupati Bogor, Rudy Susmanto yang menginginkan Gelora Pakansari memancarkan estetika wajah Kabupaten Bogor. Pembenahan kawasan ini memegang peranan krusial untuk memperkuat citra daerah sekaligus mendongkrak mutu fasilitas publik.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kabupaten Bekasi Berlangsung Meriah, Hadirkan UMKM hingga Doorprize Motor

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menegaskan kembali komitmen tersebut saat memimpin apel Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor di kawasan Stadion Pakansari, Senin (20/7/2026).

Apel ini membawahi seluruh jajaran Dispora Kabupaten Bogor, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai PPPK penuh waktu maupun paruh waktu, hingga jajaran petugas kebersihan dan keamanan arena.

Dalam amanatnya, Ajat menguraikan bahwa estetika ibu kota menjadi barometer utama keberhasilan pemerintah daerah dalam mengelola wilayahnya. Pihaknya menilai impresi Kota Cibinong sebagai pusat pemerintahan bergantung pada kondisi fisik kawasan Gelora Pakansari.

“Kalau ibu kotanya terlihat baik, nyaman, dan tertata, maka kita cukup berhasil dalam mengelola pemerintahan. Wajah Kota Cibinong salah satunya tercermin dari wajah Gelora Pakansari,” ujar Ajat.

Pembenahan Secara Menyeluruh

Ajat membeberkan bahwa Pemkab Bogor terus mendorong Dispora untuk mengeksekusi pembenahan secara menyeluruh. Program perbaikan ini tidak hanya menyasar aspek kebersihan dan penghijauan, tetapi juga merambah penataan fasilitas umum serta pembenahan budaya kerja internal.

Ia menekankan bahwa seluruh personel di lingkungan mengemban tanggung jawab kolektif dalam menjaga kualitas kawasan. ASN, PPPK, hingga petugas kebersihan dan keamanan memiliki andil vital dalam memunculkan ruang publik yang ramah warga.

“Sekecil apapun perannya, semuanya penting. Kalau tidak ada petugas kebersihan dan petugas keamanan, kawasan ini tidak akan terjaga dengan baik,” tegasnya.

Pada momen tersebut, Ajat menyentil temuan sampah yang masih bertebaran di sejumlah titik kawasan Gelora Pakansari. Pihaknya menginstruksikan seluruh jajaran Dispora agar menghentikan sikap saling melempar tanggung jawab dan segera membangun perubahan lewat aksi nyata.

Ia menggarisbawahi bahwa budaya kerja unggul berakar dari kedisiplinan individu, seperti menjaga kebersihan area kerja, datang tepat waktu, serta merawat seluruh fasilitas umum secara konsisten.

“Jangan berpikir ini hanya tugas petugas kebersihan. Kalau kita mencintai kawasan ini, maka kita semua harus ikut menjaga dan merawatnya bersama-sama,” ucapnya.

Ajat juga membocorkan instruksi Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk mentransformasi Pakansari menjadi paru-paru Kota Cibinong melalui gerakan penanaman pohon secara masif. Setiap bidang wajib mengambil peran aktif dalam program penghijauan ini agar kawasan tumbuh semakin rindang dan sejuk.

“Pak Bupati ingin Pakansari menjadi kawasan yang rindang dan nyaman. Penghijauan harus berjalan terus-menerus, tidak hanya seremonial,” ungkap Ajat.

Lewat rangkaian aksi konkrit ini, Pemkab Bogor menargetkan Gelora Pakansari tidak sekadar tampil mempesona sebagai cermin ibu kota. Kawasan ini siap bertransformasi menjadi ruang publik representatif yang menyokong aktivitas olahraga, rekreasi, hingga ruang interaksi warga dalam suasana aman dan tertata.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru