TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Raungan knalpot terdengar nyaring dan menggema di Jalur Dua Cilembang, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Sabtu (18/07/2026) sore.
Jalan yang biasanya menampung aktivitas Car Free Day (CFD) tersebut kini berubah total menjadi arena pacu kuda besi. Ratusan pembalap profesional asal Priangan Timur, DKI Jakarta, Cilacap, Banten, hingga Aceh memadati lokasi untuk mengadu kecepatan dalam ajang Drag Bike Tasikmalaya 2026. Ikatan Motor Motor Indonesia (IMI) Kota Tasikmalaya menjadi motor penggerak kompetisi bergengsi ini.
Baca Juga: Anyaman Bambu Situ Beet Tasikmalaya Terancam Punah, DKKT Gelar Kibar Budaya 2026
Semangat adu kecepatan menyelimuti arena lintasan non-permanen sejak siang hari. Deretan motor modifikasi berjajar rapi, mekanik sibuk mengotak-atik peralatan, dan penonton memadati pinggir lintasan demi menyaksikan pembalap kesayangan mereka.
Ketua Umum IMI Kota Tasikmalaya, Tantan Shadier Soniawan membeberkan bahwa event ini mempertandingkan 18 kelas dengan total 500 starter. Dominasi peserta dari luar kota membuktikan bahwa Drag Bike Tasikmalaya kini mulai memikat perhatian komunitas balap di tanah air.
“Persiapannya memang singkat, tapi alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar dan sukses. Antusiasme ratusan pembalap saya lihat hari ini sangat luar biasa,” ungkap Tantan Shadier.
Ia menjelaskan bahwa panitia semula merancang ajang ini untuk meramaikan peringatan Hari Bhayangkara sekaligus memperebutkan Piala Kapolres Tasikmalaya Kota. Namun, rotasi mutasi jabatan Kapolres membuat panitia memisahkan agenda tersebut dan baru bisa melangsungkannya hari Sabtu ini.
“Walau sedikit ada penundaan pelaksanaan, namun semangat kompetisi tidak berkurang. Para pembalap tetap tampil maksimal untuk menjadi yang tercepat di lintasan lurus 210 meter ini,” ujarnya.
Wadah Pecinta Otomotif
Tantan menilai event resmi seperti ini memegang peran penting sebagai wadah bagi pecinta otomotif yang menyalurkan hobi balap mereka secara aman.
“Tujuannya event ini, agar anak-anak muda tidak lagi balapan liar di jalanan raya. Di sini ada aturan, ada pengamanan, dan ada pengawasan. Jauh lebih aman,” katanya.
Ia menuturkan bahwa selain menyalurkan bakat para pembalap, event bergengsi ini juga mampu memberikan dampak instan bagi aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
“Kedatangan ratusan pembalap dan tim dari luar daerah dipastikan dapat menggerakkan perputaran ekonomi khususnya pelaku di sektor UMKM, kuliner, penginapan, hingga bengkel, dan transportasi,” paparnya.
Tantan menaruh harapan besar agar agenda ini ikut mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Efek domino dari penuhnya hotel, ramainya warung, dan meningkatnya penjualan bensin tentu mengalirkan keuntungan langsung kepada masyarakat.
“Kami berharap event ini memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi, khususnya PAD daerah. Hotel penuh, warung ramai, bensin laku, yang tentu efeknya dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan turut hadir di lokasi untuk membakar semangat para pembalap dalam meraih catatan waktu terbaik.
Ia menyambut baik kegiatan tersebut dan memuji kinerja IMI yang telah menyelenggarakan Drag Bike 2026 sebagai langkah tepat untuk memfasilitasi hobi para pecinta balap motor.
“Pemerintah daerah tentu sangat mendukung penuh event otomotif di Tasikmalaya. Ini upaya nyata mengurangi balapan liar yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Kalau mau balap, silakan datang ke arena ini, balapan di sini resmi, dan kalau menang juga dapat hadiah,” ujar Viman.
Dirinya berharap Kota Tasikmalaya bisa lebih sering menggelar event-event positif semacam ini di masa mendatang demi menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.
“Ajang Drag Bike ini, kegiatan positif dengan melibatkan anak muda, tanpa mengganggu ketertiban sekaligus dapat meningkatkan geliat ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Ajang Drag Bike Tasikmalaya 2026 kemudian berakhir dengan penyerahan trofi kepada para juara. Sorak-sorai dan tepuk tangan ratusan penonton pecah mengiringi kepulan asap ban dan debu lintasan, sekaligus menegaskan kesiapan Tasikmalaya menjadi kiblat baru event otomotif di Jawa Barat dan nasional.
(Seda)



