KUNINGAN,FOKUSJabar.id: Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, bersama sang istri, Hj. Ela Helayati mengunjungi rumah duka keluarga korban kecelakaan maut Jalan Raya Gronggong-Cirebon di Desa Sukarasa, Kecamatan Darma, Selasa (14/7/2026). Kehadiran orang nomor satu di Kuningan tersebut mengemban misi kemanusiaan untuk menyampaikan belasungkawa langsung sekaligus mempertebal dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.
Dalam takziah tersebut, Bupati menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya tiga anggota keluarga sekaligus, yakni Enggar Amicithya Kautsar, Neneng Intan Permatasari, serta putra kedua mereka, Naraya Anashera Kautsar yang masih bayi. Sementara itu, putri sulung mereka, Lovanya Evelyn Kautsar (11), berhasil selamat dari maut dan kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Gunung Jati Cirebon.
Baca Juga: Tanpa Dana APBD, PESIK Kuningan Tembus Final Liga 4 dan Lolos ke Liga 3
“Saya atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kuningan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga mendapat kesabaran, ketabahan, dan kekuatan menghadapi musibah ini,” jelasnya.
Kawal Santunan Jasa Raharja dan Garansi Beasiswa Pendidikan
Di luar untaian doa, Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan akan mendampingi penuh keluarga korban dalam masa-masa sulit ini. Ia langsung menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk mengawal proses pengurusan santunan dari Jasa Raharja agar berjalan cepat dan tanpa kendala birokrasi.
Lebih dari itu, Bupati Dian Rachmat membawa kabar baik mengenai masa depan Lovanya yang kini kehilangan orang tua dan adiknya. Pemkab Kuningan menggaransi bantuan pendidikan berupa beasiswa penuh bagi Lovanya hingga menyelesaikan sekolahnya.
“Hal utama saat ini adalah memulihkan kondisi psikologisnya. Setelah pulih, sekolahnya harus tetap berlanjut. Pemerintah daerah akan mendukung melalui program beasiswa sampai tuntas,” tegas Dian Rachmat.
Dugaan Rem Blong Truk Air Mineral Jadi Pemicu
Camat Darma, Denny Rosmayadi, turut mendampingi Bupati dalam kunjungan penuh haru tersebut. Berdasarkan data lapangan, petaka tersebut terjadi, Senin (13/7/2026) kemarin.
Dugaan sementara sebuah truk pengangkut air mineral mengalami rem blong saat meluncur di turunan tajam Gronggong menjadi pemicu utama kecelakaan maut ini. Truk tersebut melesat tak terkendali masuk ke jalur berlawanan hingga menyapu sejumlah kendaraan, termasuk sepeda motor yang sedang ditumpangi oleh satu keluarga asal Darma tersebut.
(Diskominfo Kuningan/IrfansyahRiza)



