GARUT, FOKUSJabar.id: Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan SMA Al Madinah Cibatu Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) gelar upacar pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di lapang kampus setempat, Selasa (14/7/2026).
Pembina Upacara sekaligus Kepala SMA Al Madinah Cibatu, Nurfahmi Shalaeha menyampaikan, kegiatan MPLS merupakan awal pengenalan.
BACA JUGA:
Bahaya! Garut Masuk Zona Merah Judi Online
Dia juga mengucapkan selamat datang para peserta didik di Perguruan Al Madinah Cibatu.
“Kami berharap, para peserta MPLS dapat mengikuti semua kegiatan untuk mengetahui dan mengenal lebih dekat program KBM yang ada di SMP dan SMA Al Madinah Cibatu,” imbuhnya.
Pihaknya siap menyukseskan Program Wajib Belajar (Wajar) Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdas) 13 tahun dan program pendidikan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (Panca Waluya).
Panca Waluya adalah konsep pendidikan karakter berbasis kearifan lokal budaya Sunda. Tujuannya, untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas. Tetapi juga memiliki moral dan keterampilan yang kuat.
Kepala SMP Al Madinah Cibatu, Taufik Ansori memimpin langsung proses pembukaan MPLS.
Selain gunting pita dan penyematan tanda peserta kepada siswa-siswi kelas VII dan X juga di lakukan pelepasan balon ke udara sebagai tanda di mulainya MPLS di Perguruan Al Madinah Cibatu tahun ajaran 2026-2027.
Menginjak acara pengumuman, tampil seorang guru Mapel PKn, Aep Saepudin. Dia merupakan guru awal dalam mendirikan SMP Al Madinah pada tahun 2007 sekaligus mantan Kepala SMA Al Madinah Cibatu tahun 2011.
Pada akhir tahun 2023, Aep Saepudin mendapat amanah menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di SMKN 1 Garut.
BACA JUGA:
Ini Penyebab Kasus Perceraian di Garut Melonjak
Namun karena kecintaannya kepada Perguruan Al Madinah Cibatu, Dia masih meluangkan waktu untuk mengajar setiap hari Sabtu.
Awal bulan Mei 2026 di usianya yang ke 56, nama Aep Saepudin viral di media sosial (TikTok) karena postingannya berjudul Mang Aep Ganteng (MAG).
Akun TikTok MAG telah di tonton 841 ribu orang. Sehingga setiap bertemu anak-anak selalu di candai dengan kata-kata Mang Aep Ganteng.
(Bambang Fouristian)



