CIANJUR,FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melempar sinyal kuat terkait rencana besar penataan ruang dan pariwisata di wilayah Cianjur Utara. Ia menegaskan komitmennya untuk melakukan revitalisasi total terhadap kawasan Cipanas agar menjadi pusat destinasi wisata yang rapi, estetis, dan ramah lingkungan, berkaca pada kesuksesan penataan kawasan Ciater di Kabupaten Subang.
Rencana strategis ini mencuat seiring dengan sorotan orang nomor satu di Jabar ini terhadap potensi luar biasa yang Cianjur punya, yang memiliki “kesempurnaan wilayah” namun masih memerlukan sentuhan manajemen pengelolaan dan rebranding yang kuat.
Kawasan Cipanas dan Puncak selama ini sebagai magnet wisata utama di Jawa Barat berkat udara sejuk dan keindahan alamnya. Namun, masalah klasiknya adalah maraknya kawasan kumuh dan tata letak pedagang kaki lima (PKL) yang belum tertata dengan baik sehingga kerap memicu kemacetan dan mengurangi estetika.
BACA JUGA: Mengenal Honda CRF1100L Africa Twin, Motor Yang Ditunggangi Dedi Mulyadi
Belajar dari keberhasilan transformasi kawasan wisata Ciater Subang yang kini tampil lebih rapi dan tertib, Ia ingin menerapkan konsep serupa di Cipanas, Cianjur.
“Kami akan fokus terhadap penataan kawasan ini, seperti halnya yang sudah berhasil di kawasan Ciater, Kabupaten Subang. Cipanas dan Puncak harus naik kelas dari segi estetika dan kenyamanan bagi wisatawan,” ujar Dedi Mulyadi.
Solusi Relokasi Pedagang: Hindari Kesan Kumuh
Salah satu tantangan terbesar dalam revitalisasi kawasan wisata adalah penataan pelaku usaha mikro atau pedagang lokal. Ia menegaskan bahwa Pemprov Jabar tidak akan menggusur, melainkan melakukan relokasi dengan perencanaan matang agar ekosistem ekonomi lokal tetap hidup tanpa mengorbankan keindahan tata ruang.
Ia meminta Pemkab Cianjur untuk cermat dalam menentukan titik zonasi baru bagi para pedagang agar tidak memicu masalah baru di kemudian hari.
“Untuk para pedagang, nanti kita pikirkan bersama skema relokasi di mana tempat yang paling tepat. Kita harus cari lokasi yang strategis bagi mereka, karena kalau hanya pindah ke tempat yang asal-asalan atau kembali ke titik semula, nanti kawasannya akan kumuh lagi,” pungkasnya.
BACA JUGA: PMI Cianjur Diduga Korban TPPO di Libya Viral, Dedi Mulyadi Siap Fasilitasi Pemulangan
Desak Pemkab Cianjur Segera Tuntaskan Tata Ruang
Agar rencana revitalisasi Cipanas dan penataan Puncak ini berjalan mulus dan memiliki payung hukum yang jelas, Gubernur Jabar mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk secepatnya merampungkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) wilayah.
Menurutnya, kelengkapan geografis Cianjur mulai dari gunung, laut, danau, hingga sektor pertanian unggulannya adalah modal yang sangat mewah. Revitalisasi Cipanas menjadi salah satu langkah awal untuk memaksimalkan potensi tersebut.
“Cianjur ini eksotik dan punya kesempurnaan sebuah wilayah. Tinggal bagaimana komitmen pemerintah daerah dalam mengelola, membangun branding, dan konsisten menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya.
(Anthika Asmara)



