CIAMIS,FOKUSJabar.id: Para pedagang di Pasar Manis Ciamis, Jawa Barat, kini mulai menaikkan harga jual cabai merah lokal secara drastis. Komoditas dapur yang awalnya berada di kisaran Rp60.000 per kilogram tersebut kini sudah menyentuh angka Rp80.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang sayuran di Pasar Manis Ciamis, Henhen, mengungkapkan bahwa lonjakan harga cabai merah lokal ini sudah berlangsung sejak dua hari yang lalu.
Baca Juga: Diduga Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Jagung Terjun ke Jurang di Kawali Ciamis
“Kemarin mah harga cabai merah lokal ini masih rendah sekitar Rp60.000 per kilogramnya,” kata Henhen, Rabu (8/7/2026).
Henhen menuturkan, tren kenaikan harga ini ternyata tidak hanya melanda cabai merah lokal saja. Lonjakan nilai jual serupa juga menimpa beberapa komoditas sayuran lain seperti mentimun, buncis, hingga jengkol.
“Untuk harga mentimun awalnya Rp8.000 per kilogramnya, saat ini sudah di angka Rp14.000 per kilogramnya,” ucapnya merinci harga sayuran.
Harga Buncis Naik Dua Kali Lipat
Henhen melanjutkan, buncis menjadi komoditas yang mengalami lonjakan harga paling tinggi. Para pedagang terpaksa menaikkan harga buncis sebesar Rp7.000 per kilogram, dari yang semula hanya Rp8.000 per kilogram kini meroket menjadi Rp15.000 per kilogram.
“Harga jengkol juga sudah mencapai Rp60.000 per kilogram dari semula yang hanya Rp50.000 per kilogramnya,” jelas Henhen menambahkan.
Henhen menduga kuat bahwa hantaman musim kemarau saat ini menjadi faktor utama di balik melonjaknya harga barang-barang kebutuhan pokok tersebut. Cuaca panas yang ekstrem membuat lahan pertanian milik para petani mengalami kekeringan parah hingga memicu fenomena gagal panen.
“Dugaan mah mahalnya komoditas sayuran itu karena cuaca saat ini cukup terik sehingga tanaman kekurangan air,” ungkap Henhen menganalisis situasi pasokan.
(Husen Maharaja)



