PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Alun-alun Paamprokan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kembali memikat hati ratusan warga dan wisatawan, Sabtu malam (4/7/2026). Sejak sore hari, ruang publik kebanggaan masyarakat Pangandaran ini penuh sesak oleh pengunjung lokal maupun luar daerah yang ingin menghabiskan waktu malam minggu.
Para pengunjung terlihat sangat menikmati berbagai fasilitas gratis di lokasi. Anak-anak hingga remaja tampak asyik bermain di area terbuka, berlarian ke sana kemari, serta memanfaatkan lapangan luas untuk meluncur dengan sepatu roda. Kehadiran deretan sepatu roda warna-warni kian menyemarakkan suasana malam di alun-alun.
Baca Juga: Bupati Citra Pitriyami Optimistis Pangandaran Makin Maju, PAD dan Investasi Kian Bertumbuh
“Mumpung gratis dan tempatnya luas, jadi anak-anak bisa main sepuasnya. Aman juga karena areanya tertutup,” ujar Dina, salah satu pengunjung yang datang dari Kota Banjar.
Selain mendampingi anak-anak bermain, banyak keluarga memilih duduk santai di bangku taman. Mereka menikmati embusan angin laut yang sejuk yang mengalir langsung ke kawasan alun-alun.
Lapak UMKM Sajikan Surga Kuliner Ramah Kantong
Daya tarik utama yang membuat Alun-alun Paamprokan selalu ramai pengunjung adalah kehadiran aneka kuliner lezat. Sepanjang sisi alun-alun, deretan lapak UMKM lokal berjejer rapi menjajakan berbagai macam makanan dan minuman menggugah selera.
Masyarakat bisa memburu camilan kekinian mulai dari cilok, seblak, takoyaki, hingga kebab. Lapak pedagang juga menyediakan makanan berat seperti nasi bakar, sate, dan seafood siap saji. Untuk pelepas dahaga, pengunjung bisa membeli es teh jumbo, es buah, kopi, hingga aneka jus segar.
Harga yang bersahabat membuat para pelancong betah berlama-lama menghabiskan waktu untuk “wisata kuliner” di tempat ini.
“Habis main sepatu roda langsung jajan. Di sini pilihannya banyak dan harganya ramah di kantong,” kata Dimas, seorang wisatawan asal Kota Bandung.
Dongkrak Omzet Pedagang Lokal
Para pelaku usaha mikro mengaku mendapatkan berkah tersendiri karena omzet penjualan mereka meningkat tajam setiap malam minggu dan hari libur. Mereka menilai Alun-alun Paamprokan sebagai lokasi paling strategis dan efektif untuk menjajakan produk dagangan.
Ramainya aktivitas di Alun-alun Paamprokan membuktikan bahwa ruang publik ini sukses menjelma sebagai pusat interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Kombinasi fasilitas gratis, area bermain ramah anak, dan pusat kuliner menjadikannya alternatif wisata murah meriah bagi siapa saja yang singgah ke Pangandaran.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran sendiri berkomitmen untuk terus menjaga kebersihan serta keamanan kawasan agar pengunjung selalu merasa nyaman.
Hingga pukul 23.00 WIB, Alun-alun Paamprokan masih memancarkan aura keramaian. Pendar lampu-lampu hias, alunan musik dari pelantang pedagang, serta tawa ceria pengunjung menciptakan atmosfer hangat khas malam minggu di kota wisata pantai ini.
(Sajidin)



