spot_imgspot_img
Jumat 3 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dari Medan untuk Kota Tasikmalaya, Viman Janjikan Pelayanan Publik Lebih Cepat dan Modern

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menunjukkan semangat tinggi saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026. Bersama ratusan Wali Kota dari berbagai penjuru tanah air, Viman mengikuti rangkaian acara yang berlangsung di Kota Medan sejak 28 Juni hingga 4 Juli 2026.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto membuka langsung ajang tahunan ini. Acara tersebut juga mempertemukan sejumlah tokoh penting, seperti Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Ketua Dewan Pengurus Apeksi Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, serta para pemimpin kota se-Indonesia.

Baca Juga: Krisis Air Bersih di Bojonggambir Tasikmalaya, Polisi Salurkan 4.000 Liter untuk Warga

Ketukan mantap Wamendagri Bima Arya pada instrumen tradisional Gordang Sambilan menandai mulainya Rakernas secara resmi. Ketua Dewan Pengurus Apeksi Eri Cahyadi dan Direktur Eksekutif Apeksi Alwis Rustam turut mendampingi prosesi pembukaan yang mendapat sambutan tepuk tangan meriah dari seluruh undangan.

Mengusung Visi “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”

Tahun ini, APEKSI mengusung tema besar “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”. Forum strategis ini memfasilitasi para Wali Kota untuk mempererat kolaborasi, menyelaraskan arah kebijakan nasional, serta merumuskan solusi bersama guna menghadapi tantangan perkotaan yang kian rumit.

Kehadiran Viman Alfarizi dalam forum ini mengemban misi penting bagi warga Jawa Barat. Pemkot Tasikmalaya ingin memperluas jejaring antardaerah, menyerap keberhasilan tata kelola dari kota lain, serta membawa pulang gagasan segar yang relevan bagi kesejahteraan warga Kota Tasikmalaya.

Ajang ini juga sukses menjembatani komunikasi antara pemerintah kota dengan pemerintah pusat. Berbagai pihak mengupas tuntas isu krusial mulai dari kualitas pelayanan publik, pembenahan infrastruktur, transformasi digital, pelestarian lingkungan, iklim investasi, hingga ketahanan pangan lokal.

Selama berada di Medan, Viman Alfarizi aktif mengawal agenda utama. Ia terpantau mengikuti Dialog Kota Tangguh, Panel Rakernas, mengunjungi Indonesia City Expo, mengikuti City Tour, hingga mengawal Sidang Pleno.

Para kepala daerah fokus mendiskusikan konsep kota cerdas yang terintegrasi dan tangguh. Mereka sepakat bahwa ketangguhan sebuah kota tidak melulu soal kesiapan menghadapi bencana fisik, melainkan juga mencakup kekuatan anggaran (fiskal), mutu pelayanan, kemandirian ekonomi warga, serta fleksibilitas pemerintah daerah dalam merespons perubahan zaman.

Delegasi Pemkot Tasikmalaya Sebar Kekuatan di Forum Tematik

Tidak sendirian, Wali Kota Viman memboyong delegasi lintas sektor dari Pemkot Tasikmalaya. Sejumlah Kepala Dinas memecah fokus ke berbagai forum tematik untuk memperkaya perspektif pembangunan instansi mereka:

  • Bappelitbangda mengawal Forum BAKTI.
  • Dinas Ketahanan Pangan mendalami Forum Ketahanan Pangan.
  • Dinas Lingkungan Hidup aktif di Forum Lingkungan Hidup.
  • Dinas Komunikasi dan Informatika menyerap aspirasi di Forum Komunikasi dan Digital (Komdigi).
  • DPMPTSP membidik peluang di Forum Bisnis dan Investasi.

Selain itu, tim Tasikmalaya juga menyemarakkan Indonesia City Expo (ICE) 2026. Lewat pameran berskala nasional ini, mereka mempromosikan potensi investasi dan produk unggulan Tasikmalaya, sekaligus mengadopsi inovasi pelayanan publik yang sukses di wilayah lain.

Menghasilkan 10 Rekomendasi Strategis untuk Pusat

Sebagai gong acara, Rakernas XVIII APEKSI menetapkan sepuluh rekomendasi strategis untuk bahan advokasi ke Pemerintah Pusat.

Poin-poin penting tersebut mencakup penguatan fiskal daerah, penataan regulasi ASN dan PPPK, pengawalan proyek strategis nasional, percepatan konektivitas wilayah, digitalisasi birokrasi, kelestarian lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kepastian hukum, hingga pelibatan aktif generasi muda dalam pembangunan berkelanjutan.

Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan menilai pertemuan di Medan ini memegang peranan yang sangat krusial bagi masa depan daerah.

“Rekomendasi ini sebuah langkah strategis untuk kemajuan daerah. Bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya, masalah transformasi pelayanan publik berbasis digital, penguatan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, ketahanan pangan, serta penguatan kolaborasi antardaerah, ini tentu sejalan dengan visi pembangunan Kota Tasikmalaya sebagai kota industri, jasa, dan perdagangan yang religius, inovatif, maju, dan berkelanjutan,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan saat dihubungi melalui telepon selular, Jumat (3/7/2026).

Viman menegaskan bahwa forum ini memberi efek pembelajaran yang luar biasa bagi jajarannya. APEKSI melampaui fungsi sekadar tempat bersilaturahmi, melainkan menjadi laboratorium hidup untuk memecahkan masalah perkotaan.

“Banyak hal-hal penting yang dipelajari dari Apeksi ini, mulai dari transformasi layanan publik, penguatan ekonomi lokal, pembangunan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola pemerintahan. Seluruh pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Evaluasi Hasil Rakernas

Ia berkomitmen agar seluruh kepala dinas segera mengevaluasi hasil Rakernas untuk menyusun langkah taktis yang adaptif.

“Kami ingin dari Rakernas Apeksi Ke-XVIII di Medan, memberikan dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, berbagai gagasan, rekomendasi, dan praktik baik yang diperoleh selama Rakernas akan ditindaklanjuti melalui kolaborasi lintas perangkat daerah. Semangat yang kami bawa pulang adalah menghadirkan pemerintahan yang semakin responsif, pelayanan yang semakin berkualitas, pembangunan yang semakin inklusif, serta kota yang semakin tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” tegasnya.

Langkah aktif Pemkot Tasikmalaya dalam APEKSI 2026 menjadi bukti nyata komitmen mereka dalam menjaga keselarasan pembangunan dengan pemerintah pusat maupun daerah lainnya.

“Dengan kolaborasi, inovasi, dan pertukaran pengalaman antarkota, Pemkot Tasikmalaya optimistis dapat mempercepat pembangunan yang berkelanjutan. Kemudian meningkatkan kesejahteraan dan daya saing daerah, serta memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya,” pungkas Viman.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru