spot_imgspot_img
Rabu 24 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BKMM Ciamis Gelar Khitanan Massal dan Bedah Rumah Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Kabupaten Ciamis meluncurkan rupa-rupa aksi sosial kemasyarakatan berskala besar. Langkah nyata organisasi perempuan Islam ini bertepatan dengan momentum sakral menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus memperingati Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384.

Manajemen pengurus menyusun rangkaian agenda penataan kesejahteraan, mulai dari tabligh akbar, khitanan massal, hingga program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Ketua PD BKMM Kabupaten Ciamis, Talbiyah Munadi, menegaskan bahwa ormasnya mengemas perayaan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan wujud konkret kepedulian bagi kaum duafa.

Baca Juga: Gerombolan Monyet Liar Bikin Resah Warga di Panawangan Ciamis

“Kami mengondisikan momentum Tahun Baru Hijriah ini agar tidak sebatas berisi ritual keagamaan semata. Aksi nyata ini wajib melahirkan manfaat langsung yang menyentuh hajat hidup masyarakat luas,” kata Ketua PD BKMM Ciamis, Talbiyah Munadi, Rabu (24/6/2026).

Gelar Khitanan Massal ke-6, BKMM Ciamis Siapkan Bedah Rumah dan Ketahanan Pangan Pekarangan

BKMM mengawali gerakan syiar lewat Tabligh Akbar di Masjid Agung Ciamis pada Selasa (23/6/2026). Acara tersebut menghadirkan penceramah nasional kenamaan, Umi Oka Elhijra (Hj. Siti Aisyah Qomariah). Ribuan jemaah dari berbagai penjuru kecamatan memadati ruang utama masjid demi menyerap kajian keislaman tersebut.

Beralih ke sektor jaminan sosial, BKMM Kecamatan Ciamis mengoordinasikan program sunatan massal bagi 16 anak yang mewakili 12 desa dan kelurahan. Ketua BKMM Kecamatan Ciamis, Hj. Yuyu Yatmikasari Hidayat, memimpin langsung jalannya khitanan massal tersebut. Selain memfasilitasi operasi medis secara cuma-cuma, panitia juga membagikan paket santunan serta rupa-rupa bingkisan menarik untuk meringankan beban ekonomi keluarga peserta.

Tim medis yang menangani proses khitanan ini terdiri atas dua dokter spesialis dan empat tenaga pendamping medis. Mereka berperan menjamin prosedur kesehatan berjalan aman dan lancar. Talbiyah menambahkan, kiprah kemanusiaan BKMM bakal berlanjut pada bulan Juli 2026 mendatang melalui eksekusi bedah tiga unit Rutilahu bagi warga kurang mampu.

Sebelumnya, BKMM juga aktif mengawal program kesehatan makro lewat pendampingan ibu hamil dan kampanye pencegahan stunting di wilayah Kecamatan Panawangan. Talbiyah secara konsisten mengajak kaum perempuan di Tatar Galuh untuk memperkokoh ketahanan ekonomi keluarga. Salah satunya lewat taktik pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai lumbung pangan mandiri.

Meskipun usia Hj. Yuyu Yatmikasari Hidayat kini telah mendekati 90 tahun, figur sepuh tersebut tetap memancarkan semangat membara dalam membina umat. Terlebih mengabdi di garis depan pergerakan sosial masyarakat.

Respons positif pun mengalir dari perwakilan orang tua peserta khitanan, Ahmad Rofikin, warga Kelurahan Maleber. Ia mengaku sangat terbantu atas kepedulian nyata dari organisasi wanita muslimah tersebut.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru