spot_imgspot_img
Minggu 14 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Didukung WWF, TPS 3R Beji Depok Resmi Beroperasi

DEPOK, FOKUSJabar.id: Wali Kota Depok, Supian Suri meresmikan gedung beserta fasilitas pengolahan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) yang berlokasi di Jalan Jawa, Kelurahan/Kecamatan Beji, Sabtu (13/6/2026) kemarin.

Peresmian tersebut menandai beroperasinya fasilitas yang di harapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kota Depok.

Kehadiran TPS 3R ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

BACA JUGA:

ASN Pemkot Depok Diminta Fokus Bekerja, Live Medsos Saat Jam Dinas Dilarang

Pembangunan gedung serta penyediaan alat pengolahan sampah di lokasi tersebut mendapat dukungan dari World Wide Fund for Nature (WWF).

Dukungan ini menjadi wujud kolaborasi antara organisasi lingkungan dan Pemerintah Kota Depok dalam menghadapi persoalan sampah yang terus menjadi tantangan di wilayah perkotaan.

Supian Suri menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan WWF kepada Pemerintah Kota Depok.

Menurutnya, kerja sama tersebut memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah di daerah.

“Kami ucapkan terima kasih kepada WWF yang telah berkolaborasi dengan Pemkot Depok. Sehingga Kota Depok memiliki TPS 3R dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan TPS 3R menjadi salah satu langkah nyata yang di lakukan Pemerintah Kota Depok untuk menangani persoalan sampah secara lebih efektif.

Melalui fasilitas ini, sampah tidak hanya di proses dengan lebih baik. Namun juga dapat di manfaatkan kembali sehingga memberikan nilai tambah.

Selain berfungsi sebagai tempat pengolahan, TPS 3R Beji juga memiliki kapasitas yang cukup besar. Fasilitas tersebut mampu menangani volume sampah sekitar 8-10 ton setiap harinya.

Meski demikian, Supian Suri menilai keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada keberadaan fasilitas. Menurutnya, peran masyarakat tetap sangat penting. Terutama dalam melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah agar proses pengolahan dapat berjalan lebih optimal.

BACA JUGA:

Jumlah Hewan Kurban di Depok Naik 4,04 Persen, Ekonomi Berputar Hingga Rp348,9 Miliar

Dia menjelaskan, pengolahan sampah di TPS 3R tersebut juga menghasilkan Refuse Derived Fuel (RDF). Yaitu, bahan bakar alternatif yang dapat di manfaatkan oleh pihak yang membutuhkan.

“RDF ini nantinya akan di ambil oleh offtaker atau perusahaan yang memang membutuhkan. Sehingga dapat bernilai ekonomi,” jelasnya.

Dengan adanya produk RDF, pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada pengurangan timbunan sampah. Tetapi juga membuka peluang pemanfaatan hasil olahan yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Meski TPS 3R Beji telah mulai beroperasi, Supian Suri menegaskan bahwa fasilitas tersebut bukanlah akhir dari upaya pengelolaan sampah di Kota Depok.

Ia menilai, keberhasilan pengelolaan sampah memerlukan dukungan serta sinergi dari seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, kebiasaan memilah sampah dari sumbernya merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

“Harapannya kita bisa terus semangat melakukan pengelolaan sampah. Tentunya di mulai dari hal terkecil, yaitu melakukan pemilahan sampah dari hulu,” tutupnya.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru