spot_imgspot_img
Rabu 10 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

DPRD Dorong Open Bidding Sekda Kabupaten Tasikmalaya Hasilkan Birokrat Profesional

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Proses Open Bidding Sekda Kabupaten Tasikmalaya mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Jabatan Sekretaris Daerah dinilai memiliki peran sentral dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif sekaligus menjadi penggerak utama birokrasi di lingkungan pemerintah daerah.

Baca Juga: Empat Kandidat Bersaing Ketat Menuju Kursi Sekda Tasikmalaya, Seleksi Masuk Tahap Penentuan

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Andi Supriadi menegaskan, seleksi terbuka yang sedang berlangsung harus mampu menghasilkan sosok terbaik yang tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga memiliki kualitas kepemimpinan yang kuat.

Menurutnya, terdapat tiga aspek utama yang harus menjadi pertimbangan dalam menentukan Sekda definitif Kabupaten Tasikmalaya, yakni rekam jejak dan integritas, kompetensi manajerial, serta pemahaman terhadap visi pembangunan daerah.

“Jabatan Sekda merupakan posisi strategis yang akan menentukan efektivitas pelaksanaan program pemerintah daerah. Karena itu proses seleksi harus benar-benar menghasilkan figur yang memiliki kapasitas dan integritas tinggi,” ujar Andi, Rabu (10/6/2026).

Rekam Jejak Bersih Jadi Modal Penting

Andi menilai rekam jejak peserta menjadi indikator awal untuk mengukur kualitas calon Sekda. Seorang pejabat yang akan menduduki posisi tertinggi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memiliki perjalanan karier yang baik serta terbebas dari persoalan yang dapat mengganggu kredibilitas pemerintah daerah.

Menurut dia, integritas merupakan fondasi utama yang tidak dapat digantikan oleh kemampuan teknis semata.
Sosok Sekda harus mampu menjaga kepercayaan publik, menjunjung profesionalisme, serta menjadi teladan bagi seluruh ASN.

“Integritas akan menjadi modal utama dalam membangun birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” katanya.

Kompetensi Manajerial Jadi Kunci Penggerak Organisasi

Selain integritas, Andi menyoroti pentingnya kemampuan manajerial. Sebagai koordinator seluruh organisasi perangkat daerah, Sekda dituntut mampu mengelola sumber daya pemerintahan secara efektif dan efisien.

Ia menjelaskan, tantangan pembangunan daerah saat ini semakin kompleks. Karena itu, Sekda harus memiliki kemampuan menyusun strategi, mengambil keputusan yang tepat, membangun koordinasi lintas perangkat daerah, serta memastikan seluruh program berjalan sesuai target.

Kemampuan mengelola birokrasi secara modern juga menjadi kebutuhan mendesak di tengah tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.

“Kompetensi manajerial sangat menentukan keberhasilan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Harus Memahami Visi Pembangunan Kabupaten Tasikmalaya

Aspek lain yang dinilai krusial adalah pemahaman terhadap visi dan misi pembangunan Kabupaten Tasikmalaya. Andi menegaskan, Sekda bukan sekadar pejabat administratif, melainkan figur yang bertugas menerjemahkan arah kebijakan kepala daerah ke dalam program kerja yang konkret.

Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap prioritas pembangunan daerah akan membantu mempercepat pencapaian target yang telah pemerintah daerah tetapkan. Mulai dari peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Figur Sekda harus memahami kebutuhan daerah dan mampu menyelaraskan seluruh perangkat daerah agar bergerak dalam satu visi pembangunan,” tegasnya.

Diharapkan Melahirkan Pemimpin Birokrasi Berkualitas

Andi berharap proses open bidding berlangsung objektif, transparan, dan bebas dari intervensi kepentingan tertentu.

Dengan mekanisme seleksi yang profesional, Kabupaten Tasikmalaya harapannya memperoleh Sekda yang mampu memperkuat tata kelola pemerintahan. Sekaligus tentunya mendukung percepatan pembangunan daerah.

Ia menegaskan, masyarakat menaruh harapan besar terhadap hasil seleksi tersebut. Mengingat, posisi Sekda memiliki peran penting dalam menentukan kualitas pelayanan publik dan efektivitas pemerintahan.

“Siapa pun yang terpilih nantinya harus menjadi pemimpin birokrasi yang mampu menyatukan seluruh perangkat daerah. Terlebih menjaga profesionalisme ASN, serta mengawal pencapaian visi pembangunan Kabupaten Tasikmalaya,” katanya.

Proses Open Bidding Sekda Kabupaten Tasikmalaya pun sambung Andi, harapannya tidak hanya menghasilkan pejabat definitif. Namun juga menjadi momentum memperkuat reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang lebih profesional, responsif, dan melayani masyarakat.

(Farhan K)

spot_img

Berita Terbaru