SUMEDANG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang Jawa Barat (Jabar) mulai menyiapkan langkah penataan kabel telekomunikasi di kawasan Jatinangor sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman dan nyaman.
Program tersebut di awali dengan kegiatan survei lapangan yang di lakukan oleh Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosanditik) Kabupaten Sumedang.
BACA JUGA:
bank bjb dan Pemkab Sumedang Teken MoU
Survei menyasar sejumlah titik di sepanjang Jalan Ir. Soekarno. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memetakan kondisi jaringan telekomunikasi yang selama ini terpasang di kawasan Jatinangor.
Pelaksanaan survei di pimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfosanditik Sumedang, Arief Syamsudin bersama jajaran.
Mereka meninjau dari gerbang masuk Jatinangor hingga wilayah perbatasan (Kecamatan Tanjungsari) guna melihat kondisi aktual kabel yang berada di ruang publik.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan identifikasi terhadap berbagai jaringan telekomunikasi yang terpasang pada tiang utilitas maupun kabel yang melintang di sejumlah ruas jalan dan area publik lainnya.
“Kami mengidentifikasi kondisi kabel jaringan telekomunikasi yang terpasang pada tiang utilitas maupun yang melintang di ruang publik,” kata Arief.
Menurut Arief, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sumedang dalam mendukung penataan kawasan Jatinangor agar terlihat lebih rapi dan tertata.
Selain mendukung estetika wilayah, penataan juga di harapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Program perapihan kabel telekomunikasi ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang telah di bangun antara Pemkab Sumedang dan sejumlah vendor telekomunikasi.
Sebelumnya, kedua pihak telah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) mengenai perapihan jaringan telekomunikasi, Rabu (22/4/2026) lalu.
BACA JUGA:
Bupati Sumedang Cup Volume 1 Resmi Digelar, Hadirkan 130 Atlet dari Berbagai Daerah
Kesepakatan itu menjadi dasar pelaksanaan penataan jaringan kabel yang selama ini di nilai belum tertata dengan baik di sejumlah wilayah Kabupaten Sumedang.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menjelaskan, Jatinangor menjadi lokasi pertama yang akan mendapatkan penataan kabel telekomunikasi.
Setelah program berjalan di kawasan tersebut, penataan serupa akan di lanjutkan ke wilayah Sumedang Kota pada tahun berikutnya.
“Untuk tahap pertama di lakukan di kawasan Jatinangor dan untuk kawasan Sumedang kota akan di lakukan tahun depan. Semua kabel telekomunikasi akan di turunkan dan di pasang di bawah tahan,” kata Bupati.
Ia mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat sekaligus menciptakan tata ruang yang lebih tertib.
Menurutnya, keberadaan jaringan telekomunikasi memang penting. Namun penempatannya harus di atur agar tidak menimbulkan kesan semrawut di ruang publik.
“Kabel ini memang kebutuhan, tapi harus di kelola dengan baik. Tidak boleh ada lagi kesan semrawut. Harus ada timeline yang jelas. Sehingga kita punya target Sumedang bebas kabel tidak tertata,” ujarnya.
Melalui program tersebut, Pemkab Sumedang menargetkan terciptanya kawasan perkotaan yang lebih tertata, dengan jaringan telekomunikasi yang tetap berfungsi optimal namun tidak mengganggu estetika lingkungan.
Penataan kabel secara bertahap juga di harapkan menjadi langkah awal menuju wajah baru Sumedang yang lebih rapi dan modern.
(Jingga Sonjaya)



