TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Tasikmalaya membawa kabar baik yang melegakan publik olahraga lokal. Pengurus memastikan tim voli Kota Resik tetap akan bertolak mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Ke-XV Jawa Barat 2026, meskipun harus menyiasati situasi keterbatasan anggaran pembinaan.
Plh. Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, menunjukkan bentuk dukungan nyata dengan menyambangi GOR Sukapura Dadaha, Minggu (31/5/2026) sore. Kehadiran orang nomor satu di Kota Tasikmalaya tersebut bertujuan untuk melihat langsung determinasi latihan tim bola voli putri yang sedang mengasah kemampuan jelang laga.
Baca Juga: Cegah Krisis Air Bersih, PNM Tasikmalaya Hijaukan Purbaratu dengan Ratusan Pohon di HUT ke-27
Di sela-sela peninjauan, Dicky melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada skuad putri. Menurutnya, keberhasilan menembus Babak Kualifikasi Porprov merupakan sebuah torehan prestasi sekaligus tinta sejarah baru bagi dunia pervolian Kota Tasikmalaya.
“Mereka telah mengharumkan nama Kota Tasikmalaya, dan bisa dibilang ini sejarah tim voli Putri Kota Tasikmalaya akhirnya pecah telor, bisa lolos menuju Porprov Nopember 2026,” katanya.
Dicky juga mengapresiasi loyalitas Ketua PBVSI, jajaran tim pelatih, serta para pemain yang konsisten menggelar latihan keras. Ia mengaku bangga karena PBVSI Kota Tasikmalaya murni mengandalkan potensi putra daerah tanpa menggunakan skema mutasi atlet luar.
“Tanpa kerja keras hasil tidak akan maksimal. Saya pernah bertemu tim dari kabupaten lain, pemainnya masih banyak dari luar. Di sini semua atletnya asli orang Tasikmalaya. Itu yang menjadi kekuatan dan kebanggaan tim voli Kota Tasikmalaya,” ucapnya.
Siasat Anggaran Minim: Siap Tempur Lewat Jalur Mandiri dan Berburu Sponsor
Menyoal target medali pada Porprov Ke-XV nanti, Dicky enggan menaruh beban psikologis yang terlalu berat di pundak para atlet. Baginya, perjuangan maksimal di lapangan jauh lebih bernilai ketimbang tuntutan podium yang kaku.
Ia mengakui bahwa porsi anggaran pembinaan dari daerah saat ini masih sangat minim dan memprihatinkan. Kendati kewenangan bujet berada di tangan DPRD dan KONI Kota Tasikmalaya, ia berjanji akan pasang badan mencari jalan keluar kreatif demi kesejahteraan para pahlawan olahraga lokal tersebut.
“Pemerintah sudah memberi kepercayaan ke Dewan dan KONI. Kami akan coba cari jalan untuk adik-adik atlet yang sudah berjuang hingga mencetak sejarah. Target kita bukan hanya medali tapi, harus bangga punya talenta asli daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PBVSI Kota Tasikmalaya, Oman Rohman, menyambut hangat suntikan moral dari Plh. Wali Kota. Kehadiran kepala daerah di arena latihan terbukti ampuh mendongkrak mentalitas bertanding anak-anak asuhnya.
Oman menegaskan bahwa keterbatasan finansial tidak akan menyurutkan langkah tim putra maupun putri untuk berangkat ke Porprov Jabar 2026, meskipun mereka harus menggunakan skema pembiayaan mandiri terlebih dahulu.
“Terima kasih atas motivasi dan perhatian Pak Plh Wali Kota Tasikmalaya selama ini. Walau keterbatasan anggaran tapi, kehadiran kepala daerah saat latihan menjadi suntikan semangat bagi atlet dalam meraih prestasi,” ungkap Oman Rohman.
Guna menutupi kekurangan dana operasional selama kompetisi nanti, Oman bergerak cepat menyusun strategi kolaborasi. PBVSI bersama Plh. Wali Kota kini tengah gencar mengetuk pintu kerja sama dengan berbagai pihak swasta.
“Untuk menutupi anggaran, kami bersama Pak Plh. Wali Kota akan berupaya mencari sponsor,” jelas Oman.
Saat ini, tim voli putri terus memadati GOR Sukapura untuk melangsungkan latihan intensif setiap hari. Tim pelatih sengaja meningkatkan porsi latihan yang meliputi ketahanan fisik, pematangan teknik, hingga penguatan kerja sama tim demi membawa pulang gelar juara ke Kota Tasikmalaya.
(Seda)



