spot_imgspot_img
Rabu 20 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

6.500 Relawan Dapur MBG Kota Tasikmalaya Bakal Dijamin BPJS Kesehatan

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bergerak cepat mengamankan perlindungan kesehatan bagi para penggerak program nasional.

Mereka menggelar sosialisasi pendaftaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi ribuan relawan dan tenaga kerja dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: MTsN 3 Kota Tasikmalaya Rayakan Milad ke-48 dengan Fashion Show Batik dan Karawitan Sunda

Agenda sosialisasi tersebut berlangsung di Restoran Cepat Saji Kamandara, Jalan AH Nasution, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (20/5/2026) sore.

Acara penting ini menghadirkan langsung Plh. Wali Kota Tasikmalaya Dicky Chandra Negara, Kepala BPJS Kesehatan Tasikmalaya Hamdani, serta Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Tasikmalaya Ipan Kusnadi.

Langkah strategis ini merujuk pada Keputusan Kepala BGN Nomor 401.1 Tahun 2025. Aturan tersebut mewajibkan setiap yayasan pengelola untuk memastikan perlindungan Jaminan Sosial, baik BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan, bagi seluruh kru yang terlibat dalam program MBG.

Koordinator BGN Kota Tasikmalaya, Ipan Kusnadi, menilai kolaborasi ini sebagai benteng perlindungan yang sangat krusial bagi para pekerja lapangan di SPPG.

“Para pekerja dan relawan yang bekerja di SPPG punya peran vital dalam mendukung keberhasilan Program MBG, mulai dari pengolahan, distribusi, hingga memastikan makanan memenuhi standar gizi dan keamanan pangan. Karena itu, kerja sama dengan BPJS Kesehatan menjadi langkah awal yang baik untuk perlindungan pekerja,” ungkap Ipan Kusnadi, Rabu (20/5/2026).

130 Dapur SPPG di Kota Tasikmalaya

Ipan membeberkan bahwa saat ini Kota Tasikmalaya mengoperasikan 130 dapur SPPG, di mana setiap dapur rata-rata mempekerjakan 50 orang petugas.

Dengan demikian, ada sekitar 6.500 relawan lokal yang akan segera terdaftar ke dalam Program JKN secara massal. Saat ini, tim BGN tengah mematangkan pendataan sembari menunggu instruksi eksekusi dari BGN pusat.

Menjaga Kesehatan Garda Terdepan Program Asta Cita
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya, Hamdani, menegaskan bahwa Program MBG dan Program JKN merupakan dua pilar penting yang masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat pada Misi Asta Cita Presiden.

Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen penuh memberikan jaminan kesehatan bagi para pelaksana program strategis ini.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan relawan dan tenaga kerja di SPPG mendapat perlindungan kesehatan lewat JKN. Kami juga berupaya agar kepesertaan yang aktif membuat mereka tidak terkendala saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan,” jelas Hamdani.

Plh. Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Chandra Negara, turut melayangkan respons positif terhadap sinergi ini. Ia menganggap jaminan kesehatan menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi. Mengingat tingginya beban kerja para petugas dapur yang harus menyiapkan makanan bergizi secara tepat waktu setiap hari.

“Kami Pemkot Tasikmalaya tentu mendukung penuh program jaminan kesehatan bagi pekerja Dapur MBG. Mereka ini adalah garda terdepan keberhasilan program MBG. Kalau mereka sehat, program juga jalan optimal dan masyarakat menerima manfaatnya pun merasa senang dan bahagia,” tuturnya.

Dalam sosialisasi tersebut, petugas juga mengupas tuntas mengenai alur pendaftaran kolektif, mekanisme iuran, hingga ragam manfaat layanan medis JKN.

BPJS Kesehatan menggaransi proses registrasi lewat yayasan pengelola ini akan berjalan mudah dan cepat. Serta sama sekali tidak membebani para pekerja dapur SPPG.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru