spot_imgspot_img
Sabtu 16 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tuang Bensin Dekat Tungku Menyala, Rumah Warga Ciamis Hangus Terbakar

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kebakaran hebat menghanguskan sebuah bangunan rumah berukuran 9×10 meter persegi milik Titin Rosmanah (51) di Dusun Harumanjaya, Desa Giriharja, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis. Beruntung, musibah ini tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka, namun pemilik rumah menanggung kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp100 juta.

Dugaan kuat menyebutkan bahwa api berasal dari tungku dapur yang menyambar uap bensin. Peristiwa bermula saat pemilik rumah tengah menuangkan bahan bakar tersebut ke dalam tangki kendaraannya di dekat area tungku yang masih menyala.

Baca Juga: Tebing Longsor di Sindangkasih Ciamis, Damkar Gercep Bersihkan Jalan

Kasat Pol PP Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Alqausar, melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, menjelaskan bahwa personel piket Pos Damkar WMK Rancah menerima laporan musibah tersebut, Sabtu (16/5/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

“Petugas piket Pos Damkar WMK Rancah langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian sesaat setelah menerima laporan dari warga,” ujar Trisyanto.

Petugas Berjibaku di Lokasi Kejadian

Untuk menjinakkan amukan si jago merah, Pos Damkar WMK Rancah mengerahkan satu unit mobil pancar beserta tiga personel ke lokasi. Saat petugas tiba, kobaran api sudah membesar dan melumat sebagian besar bangunan rumah tersebut.

Melihat kondisi itu, personel Damkar langsung mengambil tindakan ofensif untuk memutus perambatan api.

“Personel Damkar Pos WMK Rancah bahu-membahu bersama unsur TNI-Polri serta warga sekitar untuk memadamkan kobaran api,” jelasnya.

Lakukan Pendinginan Total

Kerja keras tim gabungan selama beberapa waktu akhirnya membuahkan hasil. Mereka berhasil mengendalikan situasi dan memadamkan api secara menyeluruh.

“Saat ini petugas sudah menjinakkan api secara sempurna. Namun, personel Damkar masih berada di lapangan untuk melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” pungkas Trisyanto.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru