spot_imgspot_img
Selasa 5 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemkot Sukabumi Rotasi ASN, Fokus Perkuat Kinerja dan Tata Kelola

SUKABUMI,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Sukabumi menyegarkan roda organisasi birokrasi dengan melantik sejumlah pejabat baru di lingkungan pemerintahan setempat, Selasa (5/5/2026). Langkah ini bertujuan untuk mendongkrak kinerja aparatur serta memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, memimpin langsung prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di Balai Kota tersebut. Keputusan ini mencakup rotasi dan promosi untuk posisi pejabat administrator, pengawas, hingga pejabat fungsional.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Alokasikan Rp192 Miliar untuk Infrastruktur Jalan 2026

Dalam pelantikan ini, beberapa pejabat administrator resmi mengemban amanah baru, antara lain:

  • Yuli Noviawan menjabat sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
  • Barlian Hady menjabat sebagai Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR).
  • Henry Yoswara menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Marga DPUTR.

Untuk pos fungsional, Wali Kota melantik Darmawan Hadi Meiliana sebagai Manggala Informatika Ahli Pertama di Diskominfo. Selain itu, Iyep Kusuma Wardani dan Deni Denhari kini mengemban tugas sebagai Penata Kelola Penyehatan Lingkungan Ahli Muda di Dinas Lingkungan Hidup.

Ayep Zaki juga menata kepemimpinan di tingkat wilayah dengan melantik Mamat, S.E., M. AP sebagai Lurah Gunung Puyuh, serta Edi Suhandi sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, Ketentraman, dan Ketertiban Umum di Kelurahan Karamat.

Penerapan Sistem Merit dan Manajemen Talenta

Dalam arahannya, Ayep Zaki menjelaskan bahwa penempatan para pejabat ini merujuk pada implementasi sistem merit dan manajemen talenta. Kebijakan ini menyusul kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Sukabumi dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Kami melantik para aparatur yang telah masuk dalam kategori boks 8 dan 9. Kami mempersilakan seluruh ASN untuk terus mengasah kompetensi mereka karena sistem merit akan menilai kinerja setiap jenjang secara objektif,” ujar Ayep.

Ayep menambahkan bahwa sistem merit memberikan kemudahan karena para ASN secara mandiri mengukur kemampuan mereka, sementara pemerintah daerah bertugas mengelompokkan sesuai kapasitas masing-masing.

Dorong Penguasaan Teknologi

Di samping menata struktur kepegawaian, Wali Kota mengingatkan jajarannya untuk segera meningkatkan literasi teknologi informasi. Penguasaan teknologi menjadi syarat mutlak agar pelayanan publik berjalan lebih cepat, efisien, dan responsif.

Melalui perombakan kabinet ini, Pemkot Sukabumi optimis dapat membangun sistem birokrasi yang lebih profesional, lincah, serta mampu menjawab dinamika pembangunan kota di masa depan.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru