CIAMIS,FOKUSJabar.id: Peristiwa tak biasa terjadi di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Dua wajan berukuran besar milik warga terpaksa dievakuasi dari dasar sumur sedalam 18 meter oleh tim khusus Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Selasa (5/5/2026).
Insiden unik ini terjadi di Lingkungan Belender, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis. Wajan raksasa tersebut sebelumnya jatuh ke dalam sumur setelah penutup kayu yang menopangnya patah karena sudah lapuk dan tak mampu menahan beban berat.
Baca Juga: Pria Asal Desa Selasari Ciamis Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah
Sumur tersebut diketahui memiliki kedalaman air sekitar enam meter, sehingga proses evakuasi tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
Kepala BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengatakan bahwa pihaknya harus menerjunkan personel dengan kemampuan khusus lengkap dengan peralatan selam untuk mengevakuasi benda tersebut.
“Wajan itu sudah berada di dalam sumur selama beberapa hari sebelum akhirnya kami menerima laporan,” ujar Ani.
Evakuasi Tak Lazim, Butuh Keahlian Khusus
Sebelum melapor ke BPBD, pemilik rumah sempat meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Namun, keterbatasan peralatan membuat proses evakuasi tidak bisa, hingga akhirnya penanganan beralih ke BPBD.
Menurut Ani, kondisi sumur yang sempit, dalam, serta berisi air membuat proses evakuasi menjadi cukup berisiko dan membutuhkan teknik penyelamatan khusus.
“Petugas harus turun langsung ke dalam sumur dengan peralatan lengkap. Ini bukan evakuasi biasa,” jelasnya.
Demi Air Bersih Warga
Di balik peristiwa unik ini, terdapat alasan penting yang mendorong evakuasi segera berlangsung. Sumur tersebut merupakan sumber air utama bagi pemilik rumah untuk kebutuhan sehari-hari.
Jika terlalu lama, khawatir material logam dari wajan dapat memengaruhi kualitas air.
“Alhamdulillah, kedua wajan berhasil tim angkat. Sekarang air sumur sudah bisa pemilik rumah gunakan kembali,” pungkas Ani.
(Husen Maharaja)


