BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Bandung mengimbau para calon jemaah haji untuk menjaga stamina sejak menginjakkan kaki di Tanah Suci. Langkah antisipatif ini bertujuan agar para jemaah memiliki kondisi fisik yang prima saat menghadapi puncak ibadah haji nantinya.
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Bandung, Andi M. Arief, meminta para jemaah untuk cerdas dalam menghemat energi. Ia mengimbau jemaah agar tidak memaksakan diri melakukan aktivitas fisik yang berlebihan pada awal kedatangan, baik saat berada di Madinah maupun di Mekah.
Baca Juga: Krisis Sampah Kota Bandung, DPRD Desak Pemkot Buka Ruang Alternatif
“Poin paling utama adalah menjaga kesehatan dan kebugaran, karena ibadah haji ini mayoritas mengandalkan kekuatan fisik,” ujar Andi, Selasa (5/5/2026).
Kunci Sukses Ibadah Haji
Andi menjelaskan pengelolaan stamina yang baik menjadi kunci utama agar jemaah mampu menyelesaikan seluruh rangkaian rukun dan wajib haji secara optimal. Dengan disiplin menjaga kondisi tubuh, jemaah akan benar-benar siap menghadapi puncak prosesi haji, baik secara fisik maupun mental.
Di samping memberikan imbauan kesehatan, Andi juga memastikan bahwa proses keberangkatan jemaah haji asal Kota Bandung sejauh ini berlangsung tanpa kendala. Panitia penyelenggara telah memberangkatkan dua kelompok terbang (kloter) pertama dengan sangat lancar.
Kondisi Jemaah di Madinah dan Mekah
Pihak Kemenhaj Bandung melaporkan bahwa satu kloter jemaah kini sudah tiba di Mekah. Sementara satu kloter lainnya masih menjalani aktivitas ibadah di Madinah. Petugas di lapangan terus memantau keadaan para jemaah dan melaporkan seluruhnya berada dalam kondisi sehat serta tidak mengalami kendala administratif.
“Semua perkembangan terpantau berjalan lancar, baik dari aspek dokumen administrasi maupun kondisi kesehatan para jemaah. Tentu kami sangat mensyukuri kelancaran ini,” pungkas Andi.
(Yusuf Mugni)


