spot_imgspot_img
Kamis 30 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Petugas Balawista dan Pemandu Wisata Air di Pangandaran Kini Harus Berlisensi BNSP

PANGANDARAN,FOKUSjabar.id: Standar keselamatan di destinasi wisata air Kabupaten Pangandaran kini memasuki babak baru. Seluruh petugas Balawista serta pemandu wisata tirta diwajibkan memiliki sertifikasi kompetensi resmi guna menekan angka kecelakaan dan menjamin keamanan wisatawan.

Instruktur sekaligus Asesor BNSP yang juga menjabat Sekretaris Balawista Jawa Barat, Asep Kusnidar, menegaskan bahwa sertifikasi profesi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kewajiban mutlak. Aturan ketat ini merujuk pada Peraturan Menteri Pariwisata (Permenpar) Nomor 6 Tahun 2025.

Baca Juga: Tingkatkan Estetika Wisata, PLN Tanam Kabel Bawah Tanah 3,2 KM di Pantai Pangandaran

“Pengelola wisata memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan personelnya tersertifikasi. Jika diabaikan, mereka akan terbentur sanksi yang diatur dalam Permenpar terbaru tersebut,” tegas Asep, Kamis (30/4/2026).

Kebijakan ini tidak hanya menyasar penjaga pantai (Balawista) di Pantai Pangandaran saja. Para pemandu wisata air di berbagai objek wisata populer seperti Citumang, Green Canyon, Ciwayang, hingga Santirah juga wajib mengantongi lisensi kompetensi yang teruji.

Asep menjelaskan bahwa sertifikasi ini sangat krusial mengingat aktivitas wisata air di Pangandaran memiliki risiko tinggi. Tanpa penanganan dari tenaga profesional yang memiliki standar kompetensi, keselamatan pengunjung menjadi taruhannya.

“Setiap pemandu wisata tirta harus memiliki kemampuan yang telah tervalidasi secara resmi. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan sekaligus memberikan kepastian jaminan keselamatan bagi siapa pun yang berkunjung,” tambahnya.

Melalui penerapan aturan ini, pemerintah berharap standar keamanan di seluruh destinasi wisata air Pangandaran meningkat secara signifikan. Selain memberikan rasa aman bagi wisatawan, langkah ini strategis untuk menjaga reputasi dan keberlanjutan sektor pariwisata Pangandaran di mata dunia.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru