BEKASI,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi melepas keberangkatan 445 jamaah haji Kloter 9 musim haji 1447 H/2026 M di Gedung Wibawamukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Senin (27/4/2026). Selain seremoni pelepasan, pemerintah memberikan atensi besar pada kesiapan fisik para jamaah guna menghadapi tantangan cuaca ekstrem di Arab Saudi.
Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa ibadah haji menuntut kesiapan menyeluruh, baik dari aspek mental maupun jasmani. Ia mengingatkan para jamaah bahwa perjalanan ini merupakan misi ibadah murni, bukan perjalanan wisata biasa, sehingga kesehatan menjadi modal utama.
Baca Juga: Industri Alat Kesehatan Tumbuh, PT Vitanova Hadir di Bekasi
“Kesehatan harus menjadi prioritas agar seluruh rangkaian ibadah berjalan optimal. Kami mengimbau jamaah untuk disiplin menjaga pola makan, mengatur waktu istirahat, serta menyiapkan obat-obatan pribadi dengan matang,” ujar Asep.
Pengawasan Ketat Tim Medis
Asep juga menginstruksikan petugas kesehatan yang mendampingi kloter agar bekerja lebih aktif dan responsif. Ia meminta tim medis memprioritaskan pengawasan terhadap jamaah yang memiliki riwayat penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.
Pemerintah daerah menerapkan langkah preventif berupa pengelompokan jamaah berdasarkan kondisi kesehatan serta pemeriksaan rutin selama di Tanah Suci. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas fisik jamaah di tengah lingkungan bersuhu tinggi yang rentan memicu dehidrasi.
“Petugas harus rutin melakukan pengecekan kondisi. Kami juga meminta jamaah tidak ragu melapor jika merasakan keluhan kesehatan sekecil apa pun agar tim medis bisa segera bertindak,” tegasnya.
Representasi Daerah dan Kebersamaan
Selain aspek kesehatan, Plt Bupati Bekasi menekankan pentingnya menjaga perilaku selama menjalankan ibadah. Ia memandang jamaah haji sebagai duta bangsa yang membawa nama baik Kabupaten Bekasi di kancah internasional.
Asep berharap seluruh jamaah mampu menjaga kebersamaan, mematuhi ketertiban, serta menunjukkan nilai-nilai positif selama berada di luar negeri. Prosesi pelepasan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kementerian Agama, MUI, Baznas, serta pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI).
Pemerintah Kabupaten Bekasi mendoakan agar seluruh jamaah Kloter 9 dapat menunaikan ibadah dengan lancar, tetap sehat hingga kembali ke tanah air, dan meraih predikat haji yang mabrur.
(Jingga Sonjaya)


