spot_imgspot_img
Rabu 15 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemkab Bogor Tanam 45 Ribu Pohon, Program Hutan Kota Capai 156 Hektare

BOGOR, FOKUSJabar.id: Pemkab Bogor Jawa Barat (Jabar) terus mempercepat langkah dalam menjaga keseimbangan lingkungan melalui pembangunan hutan kota.

Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, program penghijauan di jalankan secara masif dan terarah.

BACA JUGA:

KPK: Oknum BPK Jabar Diduga Kumpulkan Uang di Pemkab Bogor

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bogor dalam menjaga keberlanjutan ekosistem sekaligus menjawab tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.

Pembangunan hutan kota di posisikan sebagai solusi jangka panjang untuk memperkuat daya dukung lingkungan.

Dalam waktu relatif singkat, hasil dari program tersebut mulai terlihat. Selama empat bulan terakhir, realisasi pembangunan hutan kota menunjukkan capaian yang signifikan.

Program ini berlandaskan pada Instruksi Bupati Nomor: 100.4.4.2/910-DLH tentang Percepatan Program Penanaman Pohon Satu Hektar Hutan Kota di Setiap Kecamatan yang di tetapkan pada 31 Desember 2025.

Sejak di berlakukan, program penghijauan ini berjalan secara sistematis dengan melibatkan berbagai pihak di tingkat daerah. Pelaksanaannya di lakukan secara terstruktur guna memastikan target dapat tercapai secara optimal.

Hingga saat ini, luas hutan kota yang berhasil di bangun telah mencapai 156,44 hektare yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Sementara itu, jumlah pohon yang telah di tanam mencapai 45.152 pohon.

Untuk menjaga konsistensi pelaksanaan program, Pemkab Bogor juga meluncurkan gerakan “Selasa Menanam” sebagai kegiatan rutin penanaman pohon setiap pekan.

BACA JUGA:

Usai OTT Ade Yasin, KPK Geledah Pemkab Bogor

Melalui gerakan tersebut, proses penghijauan di lakukan secara berkelanjutan. Sehingga jumlah pohon dan luas area hijau terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Kebijakan ini menjadi bentuk respons terhadap isu perubahan iklim sekaligus langkah strategis dalam mengendalikan emisi karbon. Selain itu, program ini juga bertujuan memperkuat ketahanan lingkungan.

Pelaksanaan program di dukung oleh dasar hukum yang kuat. Yakni, UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang serta Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Instrumen Nilai Ekonomi Karbon.

Program ini juga di susun berdasarkan hasil evaluasi pembangunan daerah tahun 2025.

Dalam implementasinya, seluruh perangkat daerah di libatkan secara aktif.

Sekretaris Daerah bertindak sebagai koordinator utama. Sementara Dinas Lingkungan Hidup berperan sebagai pendamping teknis sekaligus evaluator di lapangan.

Para camat memiliki tanggung jawab untuk menyediakan lahan minimal satu hektare hutan kota di setiap kecamatan serta mendorong dukungan pendanaan melalui skema CSR atau TJSL.

Selain itu, SKPD dan BUMD juga berperan sebagai dinas pengampu dalam penyediaan bibit serta sarana dan prasarana pendukung program.

Kegiatan penanaman telah di mulai sejak Januari 2026. Rencananya, puncak kegiatan akan di laksanakan pada Kamis, 5 Juni 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia melalui agenda Penanaman Serentak se-Kabupaten Bogor.

Jenis pohon yang di tanam dalam program ini beragam. Mulai dari pohon cepat tumbuh, tanaman endemik hingga pohon yang memiliki nilai ekonomi dan fungsi konservasi.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan pentingnya dukungan dari seluruh pihak untuk menyukseskan percepatan pembangunan hutan kota. Khususnya dari pemerintah kecamatan.

“Jika lebih dari satu hektare, sangat baik. Sementara untuk desa atau kelurahan, minimal harus memiliki kawasan hijau sebagai bagian dari penguatan lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa program penghijauan ini merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan di rasakan oleh generasi mendatang.

“Apa yang kita tanam hari ini bukan untuk diri kita, tetapi untuk anak cucu. Tuhan menciptakan manusia setiap detik, tetapi dunia hanya satu kali. Kita mulai dari tanah yang kita pijak, Kabupaten Bogor untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru