TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Suasana hari minggu di Rumah Makan Kampung Swasana di Jalan Yudanegara Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, mendadak ramai dengan kerumunan massa.
Sosok pria di temukan tewas mengambang di kolam taman milik rumah makan Kampung Swasana pada Minggu (12/04/2026).
Korban pertama kali di temukan oleh rekan kerjanya di rumah makan Kampung Swasana.
Berawal dari rekan kerjanya yang mencari keberadaan korban karena sudah memasuki jam pergantian kerja, namun korban tak kunjung terlihat.
Baca Juga: Pelajar Keracunan MBG, SPPG Salman Tasikmalaya di Suspend BGN
Temuan mayat langsung ia laporkan ke pihak berwajib, dan tak lama kemudian, Tim INAFIS dari Polres Tasikmalaya Kota pun tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Langsung di Pasang Garis Polisi
Garis polisi berwarna kuning pun langsung terpasang dan membentang di TKP, menandai area zona kolam dan sekitarnya harus steril hingga sejumlah pengunjung rumah makan.
Pengunjung pun sementara di minta menjauh dari TKP demi kelancaran penyelidikan pihak aparat kepolisian.
Kapolsek Cihideung Polres Tasikmalaya Kota AKP Agus Khusaeni membenarkan ada kejadian yang menyedihkan di rumah makan tersebut.
“Saat menerima laporan dari warga bahwa menemukan mayat berjenis kelamin laki-laki mengambang di dalam kolam taman rumah makan, kami pun langsung menuju ke lokasi dan, benar saja ada mayat yang mengambang di kolam taman rumah makan,”Ungkap AKP Agus Khusaeni Minggu (12/4/2026).
Berdasarkan keterangan rekan kerja Korban, identitas mayat yang mengambang di kolam taman tersebut di ketahui bernama Dani Ibo (47), warga Seladarma, Kelurahan Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.
“Korban ini sehari-hari bekerja sebagai petugas keamanan (security) di rumah makan Kampung Swasana dan, Ia di kenal sosok yang disiplin dan rajin bekerja dalam melayani pengunjung rumah makan,”ungkap salah seorang karyawan yang enggan namanya di publikasi.
“Tadinya kita semua curiga kok jam pergantian kerja (ship), almarhum tidak juga terlihat dan standby di tempat hingga akhirnya kita pun mencari-cari ke seluruh area rumah makan dan di temukan mengambang di kolam taman dan sudah tidak bernyawa lagi,”ujarnya.
Ketua Karang Taruna Seladarma
Usai di evakuasi oleh petugas, jenazah Ketua Karang Taruna Seladarma tersebut langsung di bawa ke RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya untuk di lakukan pemeriksaan visum.
Polisi menyebutkan, upaya visum di perlukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, dan saat ini pun masih menunggu hasilnya.
Hingga Minggu siang, belum di temukan tanda-tanda kekerasan mencolok pada tubuh korban. Namun polisi belum mau berspekulasi.
“Semua masih kita dalami peristiwanya dan, hasil autopsi yang akan memastikan penyebab kematian almarhum,”tutur AKP Agus Khusaeni .
Kabar meninggalnya korban cepat menyebar di lingkungan Seladarma. Dani bukan sosok asing bagi warga. Ia tercatat sebagai Ketua Karang Taruna setempat dan di kenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Mulai dari kerja bakti, pengamanan lingkungan hingga penggalangan dana untuk membantu warga yang sakit.
Baca Juga: Tanaman Sacha Inchi di Kawalu Dilirik Pemkot Tasikmalaya
Acong, salah satu kerabat korban, mengaku terpukul atas meninggalnya Ketua Karang Taruna Seladarma Dani Ibo tersebut sambil mengaku beberapa waktu ini korban suka mengeluh soal kondisi kesehatannya.
“iya, akhir-akhir ini almarhum Dani memang sering bilang merasa pusing. Tapi tetap aja korban masuk kerja dan tetap aktif dalam kegiatan kemasyarakatan,”ungkap Acong.
Meninggalnya Dani tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya, dan ucapan belasungkawa pun terus mengalir untuk almarhum. Banyak yang tak menyangka sosok pria yang di kenal ramah dan berjiwa Sosial itu telah selama-lamanya.
(Seda)



