spot_imgspot_img
Sabtu 11 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Akademi Persib Putri U-15 Dikalahkan Mojang Priangan di Hydroplus Soccer League

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Akademi Persib Putri menelan kekalahan perdana di Hydroplus Soccer League 2025/2026 regional Bandung U-15 oleh Mojang Priangan.

Pada pertandingan pekan ke-12 di Lapangan Infini Soegiri Pusdikpom, Cimahi, Sabtu (11/4/2026), Akademi Persib Putri takluk dengan skor 2-0 lewat gol Anita Tri Apriani dan Nayla Aulianti.

BACA JUGA:

Persib Bandung Hattrick Juara, Frans Putros: Ada di Tangan Kami

Akademi Persib Putri turun ke peringkat dua dengan 29 poin. Sedangkan Mojang Priangan naik ke Puncak Klasemen sementara dengan 30 poin.

Pelatih Akademi Persib Putri, Naftalia Nurayalza mengambil sisi positif dari kekalahan perdana timya di Hydroplus Soccer League 2025/2026.

“Tidak apa-apa. Karena namanya pertandingan memang ada kalah ada menang. Ini jadi evaluasi kami,” ucapnya.

Menurutnya, dari kekalahan tersebut anak asuhnya bisa belajar dan memperbaiki diri agar di laga selanjutnya bisa meraih hasil maksimal.

“Dan menjadi pelajaran juga, motivasi untuk anak-anak untuk ke depannya. Mungkin kalau nggak di kasih kalah seperti ini kita nggak akan belajar,” ujarnya.

“Anak-anak akan berada di zona nyamannya. Jadi dengan kekalahan ini, ya semua hasil kita syukuri. Jadi, jadi pelajaran untuk kita untuk ke depannya,” tegas Dia.

Tim pelatih Akademi Persib Putri akan melakukan evaluasi, setelah pertandingan perdana pascalibur Ramadan dan Idulfitri.

“Evaluasinya mungkin kita akan lebih memperkuat di tim. Karena kalau dari individu sendiri mereka sudah cukup bagus, tapi secara tim mungkin harus di poles lagi,” jelasnya.

Pelatih Mojang Priangan, Imam Sujagad bersyukur anak asuhnya bisa meraih kemenangan pada pertandingan perdana usai libur Ramadan dan Idulfitri.

Apalagi, pada pertandingan tersebut tim Mojang Priangan berhasil menghentikan rekor tidak terkalahkan Akademi Persib Putri.

BACA JUGA:

Se’Indonesia Mitra Sponsor Persib Bandung

“Alhamdulillah sejak awal, meskipun kita satu naungan, tetap kita belajar profesional. Karena untuk nanti ke depannya dia bisa menunjukkan sebelum jadi pemain profesional,” ucapnya.

“Dari sejak dini dia harus bisa belajar profesional ketika pertandingan, meskipun bertemu dengan teman,” ungkapnya.

Meski berhasil meraih kemenangan, Imam menilai masih ada kekurangan yang harus di benahi. Di antaranya soal penyelesaian akhir.

“Mungkin finishing, pasti kita selalu evaluasi untuk ke depannya. Kita akan menekankan tentang basic dasar shooting,” tegasnya.

(Arif)

spot_img

Berita Terbaru