BANDUNG, FOKUSJabar.id: Menjelang pertandingan Persib Bandung vs Bali United, Northernwall akan menggelar event musik di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (11/4/2026).
Acara Northern Fest 2026 ini menghadirkan band asal London, Inggris, Booze & Glory serta berbagai band lokal. Di antaranya, Over Distortion, The Cloves and The Tobacco, Rebellion Rose, MPCR, DT 09 dan yang lainnya.
BACA JUGA:
Ramon Tanque Siap Kerja Keras Hadapi Bali United
Tian selaku Ketua Pelaksana Northern Fest 2026 mengatakan, event musik ini bukan yang pertama di gelar oleh Bobotoh yang bisa menempati Tribun Utara ini. Hanya saja kali ini di buat berbeda dengan sebelumnya.
“Northern fest ini yang pertama di gelar. Namun di edisi sebelumnya kita pernah beberapa kali membuat even musik yang sama. Tapi untuk konsep festival inilah yang pertama,” katanya.
Pada edisi sebelumnya, Northernwall sempat membuat beberapa event musik. Seperti prematch syndrome dan perayaan Persib juara.
“Sempat kita buat tahun kemarin saat perayaan juara Persib di Stadion GBLA bertema Tembok Htara Akhir Musim,” jelasnya.
Untuk kali ini, Tian menilai menjadi tantangan baru bagi Northernwall even menggelar fertival musik skala besar yang menghadirkan band asal Inggris Booze & Glory serta band asal kota besar di indonesia lainnya.
Pada kesempatan tersebut, ia menjelaskan terkait tema Northern Fest 2026 ‘Tembok Utara Sebelum Laga.’ Menurutnya, hal itu di sesuaikan dengan mouvment tribun.
“Jika event musik di laksanakan sebelum pertandingan Persib, maka temanya Tembok Utara Sebelum Laga,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Julio Cesar: Step by Step OTW Juara
“Jika akhir musim maka ‘Tembok Utara Akhir Musim.’ Tema ini sebagai representasi jika event ini tetap bermuara pada movement di tribun,” jelasnya.
Northernwall juga memiliki movement tribun dan event musik, combat serta event lain.
Setiap event mempunyai tegline “unite” dalam tribun “Gate of unite”, event musik “music for unite” dan event boxing “fight for unite.”
Dengan adanya event ini, Northernwall berharap dapat mewujudkan tegline “music for unite” yang di maksudkan sebagai edukasi jika musik dan sepak bola bisa di nikmati semua kalangan.
“Dalam hal musik, mari kita sama-sama menikmati dan simpan dulu rivalitas. Sejatinya sepak bola dan musik adalah satu hal yang tidak bisa di pisahkan,” ungkapnya.
“Ruang musik tempat kita mengekspresikan diri dan sebagi ruang kebersamaan apapun latar belakangnya,” tegas Dia.
Dia berharap, acara ini menjadi event tahunan yang di inisiasi oleh colective supporter Persib dan menjadi wadah bagi regenerasi dalam hal musik.
(Arif)



