spot_imgspot_img
Minggu 5 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Jadikan Masukan Purna Bakti sebagai Bekal Pembangunan

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Organisasi Persatuan Wredhatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Tasikmalaya menggelar acara kumpul bersama bertajuk “Riung Mungpulung” di kediaman tokoh masyarakat, Hj. Tien Kartini, wilayah Sukasari Gunung Pongpok, Minggu (5/4/2026). Momentum ini menjadi sarana istimewa bagi para mantan pejabat dan pensiunan ASN untuk merajut kembali tali silaturahmi.

Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini menghadirkan jajaran pemimpin Tasikmalaya lintas periode. Tampak hadir Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara, serta para mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota seperti Syarif Hidayat, Budi Budiman, Muhammad Yusuf, dan Dede Sudrajat. Hadir pula mantan Bupati Tasikmalaya H. Suljana bersama sejumlah purna pejabat eselon II di lingkungan Pemkot Tasikmalaya.

Baca Juga: Raja Dangdut Rhoma Irama Goyang Lanud Wiriadinata Tasikmalaya

Budi Budiman, mewakili PWRI Kota Tasikmalaya, mengungkapkan rasa bahagianya dapat bertatap muka langsung dengan rekan seperjuangan. Menurutnya, pertemuan fisik memiliki nilai yang sangat mahal dan bermakna di tengah dominasi teknologi informasi saat ini.

“Silaturahmi dengan bertemu langsung seperti hari ini sangat penting dan berharga. Di zaman sekarang, orang sering kali cukup mengucapkan selamat Idulfitri hanya melalui gawai, namun pertemuan ini memberikan ruh yang berbeda,” tutur Budi.

Merawat Ikatan Emosional Purna Bakti

Ketua PWRI Kota Tasikmalaya, Rahmat Kurnia, mengapresiasi kehadiran seluruh anggota dalam agenda rutin tahunan ini. Ia menegaskan bahwa PWRI berkomitmen kuat merawat ikatan emosional antar-pensiunan ASN agar semangat persaudaraan tidak ikut purna meski tugas kedinasan telah usai.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, memberikan pujian atas kekompakan para seniornya yang terus menjaga komunikasi produktif. Di hadapan para mantan pemimpin daerah, Ia memilih untuk lebih banyak mendengar dan menyerap masukan strategis demi kemajuan masyarakat.

“Forum ini sangat berharga bagi saya. Saya datang untuk meminta arahan dan masukan dari para sesepuh guna memajukan Kota Tasikmalaya. Pengalaman serta jejak kebijakan para pemimpin terdahulu menjadi cermin penting bagi pemerintah dalam merumuskan langkah ke depan, terutama saat menghadapi tantangan anggaran daerah yang berat,” jelasnya.

Tausiyah dan Nostalgia Tembang Kenangan

Acara sederhana ini menghadirkan mantan Wali Kota Tasikmalaya, Syarif Hidayat, untuk menyampaikan tausiyah keagamaan. Tokoh Muhammadiyah ini mengingatkan para hadirin mengenai pentingnya menjaga integritas dan terus mendoakan kebaikan bagi Kota Tasikmalaya dari posisi mana pun saat ini.

Suasana semakin cair saat sesi ramah tamah berlantun tembang kenangan masa lalu. Lagu-lagu lawas membawa para tamu larut dalam nostalgia, mengenang dinamika pemerintahan era 1990-an hingga awal 2000-an.

Riung Mungpulung PWRI Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa purna tugas bukan berarti memutus ikatan pengabdian. Melalui forum ini, para mantan pejabat tetap memberikan kontribusi nyata berupa ide dan doa. Kemudian semangat kebersamaan demi mewujudkan Kota Tasikmalaya yang lebih maju dan sejahtera.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru