spot_imgspot_img
Rabu 1 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gerak Cepat Normalisasi Jalur, Petugas Daop 2 Bandung Bersihkan Material Longsor di Petak Maswati

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Hujan deras yang mengguyur wilayah Jawa Barat mengakibatkan longsoran tanah di petak jalan Maswati – Sasaksaat, Rabu (1/4/2026). Kejadian ini memicu rintang jalan yang mengganggu serius operasional perjalanan KA Ciremai serta sejumlah rangkaian kereta api lainnya di lintasan tersebut.

Manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung segera melakukan penanganan darurat dengan mengalihkan perjalanan penumpang KA Ciremai menggunakan moda transportasi bus (oper stapen). Langkah ini bertujuan memastikan pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir meski jalur rel terhambat.

Baca Juga: Mahasiswa Sukapura dan Poros Rakyat Tasikmalaya Ungkap Indikasi Dugaan Kelalaian Pajak di Program MBG

Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh penumpang maupun awak kereta api dalam kondisi selamat dan sehat.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan setia atas ketidaknyamanan akibat longsoran di petak Maswati – Sasaksaat sore tadi,” ujar Kuswardojo.

Penanganan Cepat dan Pengalihan Penumpang

Petugas di lapangan langsung berkoordinasi secara cepat untuk menangani para penumpang sesuai prosedur pelayanan. KAI memprioritaskan keselamatan pelanggan dalam setiap pengambilan keputusan operasional di tengah situasi darurat ini.

Selain KA Ciremai, longsoran ini berdampak pada pembatalan pemberangkatan sebagian relasi maupun seluruh relasi beberapa kereta api, di antaranya:

  • Pembatalan Sebagian Relasi: KA Ciremai (174B & 173B), KA Harina (102), KA Papandayan (129B), KA CL Garut (349 & 350), serta KA Serayu (288-289).
  • Pembatalan Seluruh Relasi: KA Parahyangan (134B, 139B, & 140B) rute Bandung – Gambir (PP).

Upaya Normalisasi Jalur

KAI Daop 2 Bandung saat ini tengah mengerahkan petugas sarana dan prasarana ke lokasi kejadian guna mempercepat normalisasi jalur. Tim teknis terus bekerja membersihkan material longsoran serta memperbaiki struktur jalur agar kereta api dapat kembali melintas dengan aman.

“Kami terus berupaya membersihkan material longsor agar jalur segera normal kembali. Kami terjunkan petugas untuk memastikan lintasan aman dan nyaman bagi perjalanan berikutnya,” jelas Kuswardojo.

Pihak KAI mengimbau para pelanggan untuk tetap tenang dan mengikuti seluruh instruksi petugas di lapangan demi kelancaran proses evakuasi dan penanganan. KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan menjamin keselamatan penumpang meski dalam kondisi cuaca ekstrem sekalipun.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru