SUKABUMI ,FOKUSJabar.id: Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, secara resmi memperkenalkan logo peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Sukabumi di Balai Kota, Selasa (31/3/2026). Peluncuran identitas visual ini menandai mulainya seluruh rangkaian perayaan hari jadi kota tahun ini.
Pemerintah Kota Sukabumi berharap logo baru ini mampu menyebarkan semangat perayaan secara lebih luas kepada seluruh lapisan masyarakat. Selain menjadi simbol seremonial, logo tersebut juga memotret nilai-nilai pembangunan serta semangat kebersamaan warga Sukabumi.
Baca Juga: Perkuat Basis Data Kemiskinan, 325 Praja IPDN Terjun Langsung ke Desa-Desa di Sumedang
Hasil Kreativitas Masyarakat
Logo resmi ini merupakan buah karya Mayang Wijayanti bersama timnya yang sukses menyabet gelar juara pertama dalam sayembara desain logo HUT Kota Sukabumi. Sebelumnya, pemerintah kota menggelar kompetisi tersebut guna menjaring ide-ide kreatif dan segar langsung dari tangan masyarakat.
Dewan juri menilai karya Mayang memiliki keunggulan dalam menyampaikan pesan visual yang kuat. Unsur-unsur desain di dalamnya mampu menggambarkan karakter, filosofi, serta arah pembangunan masa depan Kota Sukabumi secara jitu.
Setelah melalui proses seleksi yang ketat dengan berbagai pertimbangan teknis dan filosofis, pemerintah akhirnya menetapkan desain tersebut sebagai identitas resmi peringatan tahun ini.
Apresiasi untuk Kreator Muda
Wali Kota Ayep Zaki memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif masyarakat, khususnya para kreator muda yang telah berkontribusi dalam sayembara ini. Ia memandang keterlibatan publik sebagai elemen vital dalam membangun identitas sebuah kota.
“Kreativitas generasi muda menjadi kekuatan besar untuk memperkuat citra daerah sekaligus memicu lahirnya inovasi di berbagai sektor,” ujar Ayep Zaki.
Peluncuran logo ini juga bertujuan memicu semangat kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam membangun Sukabumi yang lebih baik. Melalui momentum ini, pemerintah kota menegaskan kembali pentingnya sinergi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Seiring mulainya rangkaian HUT ke-112, pemerintah memproyeksikan berbagai agenda perayaan akan melibatkan partisipasi luas masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat rasa memiliki warga terhadap kota tercinta mereka.
(Jingga Sonjaya)



