spot_imgspot_img
Sabtu 28 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pekerja Proyek KDMP di Ciamis Tak Sadarkan Diri di Ketinggian, Diduga Tersengat Listrik Tegangan Tinggi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Personel Damkar UPTD Ciamis berhasil mengevakuasi Toha Rosid, seorang buruh bangunan asal Tasikmalaya yang pingsan di atas rangka baja ringan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Imbanagara. Insiden ini terjadi di lokasi proyek yang beralamat di Dusun Lebaklipung, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Sabtu (28/3/2026).

Pekerja tersebut diduga kehilangan kesadaran akibat tersengat aliran listrik tegangan tinggi saat sedang merakit rangka baja bangunan tersebut. Laporan dari warga segera memicu pergerakan cepat tim pemadam kebakaran menuju lokasi kejadian.

Baca Juga: BPBD Ciamis Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Purwadadi dan Panawangan

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Alqausar, melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, mengonfirmasi bahwa personel piket menerima informasi darurat pada siang hari.

“Kami langsung mengerahkan personel piket Damkar UPTD Ciamis menuju lokasi sesaat setelah menerima laporan mengenai adanya orang pingsan di atas konstruksi baja,” ujar Trisyanto.

Evakuasi di Sela Rangka Baja

Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban dalam posisi telungkup dan tidak sadarkan diri di sela-sela rangka baja ringan yang sempit. Kondisi ketinggian dan material baja yang konduktif mengharuskan petugas bekerja dengan ekstra hati-hati namun tetap cepat.

Tanpa membuang waktu, personel Damkar UPTD Ciamis langsung melakukan teknik evakuasi untuk menurunkan korban dari atap bangunan proyek KDMP Desa Imbanagara tersebut.

Penanganan Medis di RSUD Ciamis

Setelah berhasil menurunkan korban dari ketinggian, petugas segera memindahkan Toha Rosid ke dalam ambulans yang sudah bersiaga di bawah bangunan. Tim medis langsung membawa korban menuju RSUD Ciamis guna mendapatkan perawatan intensif.

“Saat ini korban sudah berada di RSUD Ciamis untuk menjalani penanganan medis lebih lanjut,” pungkas Trisyanto.

Hingga saat ini, pihak terkait masih memantau perkembangan kondisi kesehatan korban serta mengingatkan para pekerja konstruksi untuk selalu memperhatikan standar keselamatan kerja (K3), terutama saat beraktivitas di dekat jaringan listrik.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru