BANDUNG,FOKUSJabar.id: Hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan Buah Batu, Kota Bandung, Sabtu (28/3/2026) siang. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sebuah papan reklame berukuran besar roboh dan menimpa empat kendaraan yang tengah terparkir di bawahnya.
Papan reklame tersebut diduga tidak mampu menahan terpaan angin kencang yang melanda sebagian wilayah Bandung pada siang hari. Meskipun insiden ini menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar, petugas belum menerima laporan adanya korban jiwa.
Baca Juga: Pemkot Bandung Tertibkan TPU, Tekan Pungli Saat Ziarah Lebaran
Salah satu pemilik kendaraan, Yudha (32), mengaku sempat melihat posisi reklame mulai bergoyang tidak stabil saat hujan badai terjadi. Saat itu, ia sedang menyantap makanan bersama keluarganya di sebuah rumah makan sekitar pukul 12.30 WIB.
“Hujan turun sangat deras disertai angin kencang antara jam 12.30 sampai 13.00 WIB. Saya melihat reklame itu sudah mulai goyang,” ujar Yudha saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Detik-Detik Evakuasi Keluarga
Begitu hujan mulai mereda, Yudha segera keluar dan mendapati bagian penyangga reklame yang roboh sudah menghimpit mobil miliknya. Ia sedang membeli mi ketika struktur besi tersebut menghantam bodi depan kendaraannya.
Namun, Yudha memilih untuk memprioritaskan keselamatan anak-anaknya terlebih dahulu daripada langsung mengurus kendaraannya. Ia membawa keluarganya pulang karena kondisi anak-anaknya yang basah kuyup dan menggigil kedinginan akibat hujan deras.
“Saya sempat pulang dulu untuk mengamankan anak-anak karena baju mereka basah. Setelah itu, saya kembali lagi ke lokasi dan meminta bantuan juru parkir,” tambahnya.
Tanggung Jawab Pengelola
Tak lama berselang, pihak pengelola reklame mendatangi lokasi untuk memantau kondisi kerusakan. Perwakilan pengelola menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh atas seluruh kerusakan kendaraan yang tertimpa material reklame.
Mobil milik Yudha sendiri mengalami kerusakan cukup parah pada bagian bodi depan dan kaca. Meski mengalami kerusakan fisik yang signifikan, kendaraan tersebut masih bisa ia fungsikan untuk berjalan.
Pemerintah Kota Bandung senantiasa mengimbau para pemilik dan pengelola reklame untuk rutin mengecek kelaikan struktur penyangga, terutama saat memasuki musim dengan potensi cuaca ekstrem.
(Yusuf Mugni)



