spot_imgspot_img
Sabtu 21 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lebaran Berkah, 428 Warga Binaan Lapas Banjar Terima Remisi Idulfitri 1447 H

BANJAR,FOKUSJabar.id: Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjar, Tutut Prasetyo, menyerahkan remisi khusus Idulfitri 1447 Hijriah kepada 428 warga binaan secara simbolis di Masjid Baiturrahman Al-Munibin, Sabtu (21/3/2026). Pemberian remisi ini menjadi bentuk penghargaan negara bagi narapidana yang menunjukkan komitmen baik selama mengikuti program pembinaan.

Dari total penerima, sebanyak 422 orang memperoleh Remisi Khusus I (RK I) berupa pengurangan masa pidana namun tetap harus menyelesaikan sisa hukuman.

Baca Juga: H-1 Lebaran, Harga Daging Ayam di Pasar Banjar Tembus Rp50 Ribu per Kilogram

Sementara itu, 6 orang lainnya menerima Remisi Khusus II (RK II). Menariknya, 3 orang di antaranya langsung menghirup udara bebas pada hari raya ini, sedangkan 3 orang lainnya masih harus menjalani pidana subsider sebagai pengganti denda.

Rincian dan Besaran Remisi

Tutut Prasetyo merinci bahwa penerima RK I terdiri dari 187 warga binaan kasus pidana umum dan 235 warga binaan kasus terkait PP Nomor 99 Tahun 2012. Besaran pengurangan masa hukuman yang mereka terima bervariasi, mulai dari 15 hari hingga maksimal 2 bulan.

“Remisi ini bukan sekadar pemotongan masa pidana, melainkan bentuk apresiasi atas perilaku positif warga binaan. Kami berharap penghargaan ini memotivasi mereka untuk terus memperbaiki diri sebelum kembali ke tengah masyarakat,” tegas Tutut.

Fokus pada Pembentukan Karakter

Momentum Idulfitri ini juga dimanfaatkan Lapas Banjar untuk memperkuat berbagai program pembinaan. Pihak Lapas menitikberatkan pembinaan pada penguatan karakter, peningkatan nilai spiritualitas, serta pembekalan keterampilan praktis.

Langkah ini bertujuan agar para warga binaan memiliki kesiapan penuh saat menjalani reintegrasi sosial nantinya.

Melalui pemberian remisi ini, Lapas Banjar membuktikan bahwa sistem pemasyarakatan tidak hanya menegakkan aturan. Namun juga memberikan harapan baru bagi setiap individu untuk memulai lembaran hidup yang lebih baik.

(Budiana Martin)

spot_img

Berita Terbaru