PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Satlantas Polres Pangandaran menyiapkan kemeriahan khusus menyambut malam takbiran Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah melalui kegiatan Takbir Bersama dan Lomba Ngabedug antar-Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kabupaten Pangandaran. Panitia memusatkan seluruh rangkaian acara di kawasan ikonik Bunderan Marlin Pangandaran sebagai hiburan terbuka bagi masyarakat luas.
Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kebersamaan sekaligus menjadi “sedekah kebahagiaan” bagi warga. Ia berharap masyarakat mengisi momentum malam takbir dengan aktivitas positif, aman, dan sarat nilai kekeluargaan.
Baca Juga: Tidak Memenuhi Kriteria, Posisi Rukyatul Hilal di Pangandaran 1,8 derajat
Antusiasme Peserta dari Berbagai Desa
Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnandar, mencatat belasan grup dari berbagai desa dan kecamatan telah mendaftarkan diri hingga Kamis (19/3/2026). Ia optimistis jumlah peserta akan terus bertambah seiring mendekatnya waktu pelaksanaan.
“Kami menyediakan wadah kreativitas ini untuk mempererat silaturahmi. Kami mengajak seluruh DKM dan masyarakat luas untuk meramaikan malam takbiran dengan penuh semangat namun tetap tertib,” ujar AKP Yudi.
Kategori Penilaian dan Jadwal Pelaksanaan
Panitia akan melakukan penilaian secara objektif dengan menitikberatkan pada empat kategori utama, yaitu:
- Hiasan bedug terbaik.
- Irama bedug paling harmonis.
- Durasi tabuhan bedug terlama.
- Kekompakan grup atau desa.
Pelaksanaan lomba ini akan berlangsung tepat pada malam takbiran. Mengenai waktu pasti, Satlantas Polres Pangandaran masih menunggu keputusan resmi dari Kementerian Agama terkait penetapan 1 Syawal 1447 H.
Ciptakan Suasana Aman dan Kondusif
Selain sebagai ajang kompetisi, Polres Pangandaran memfungsikan kegiatan ini untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah wisata. Langkah ini sejalan dengan misi Operasi Ketupat Lodaya 2026 dalam menjaga keamanan selama masa mudik dan balik.
Masyarakat yang berminat masih memiliki kesempatan untuk mendaftarkan grupnya melalui panitia di Satlantas Polres Pangandaran. Tingginya antusiasme warga membuktikan bahwa tradisi ngabedug tetap menjadi identitas budaya yang kuat dalam merayakan hari kemenangan di Pangandaran.
(Sajidin)



