spot_imgspot_img
Kamis 12 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Safari Ramadan di Cihaurbeuti, Bupati Ciamis Minta Warga Perkuat Iman dan Kebersamaan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menggelar kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) tingkat kabupaten dalam rangka Safari Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan kali ini berlangsung di Masjid Al Barkah, Desa Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kamis malam (05/03/2026), dan diikuti masyarakat dari wilayah Eks-Kewadanaan Panumbangan.

Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Panumbangan, Cihaurbeuti, Sindangkasih, Panjalu, dan Sukamantri. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya hadir langsung bersama Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, para asisten daerah, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menyampaikan rasa syukur karena dapat bertemu langsung dengan masyarakat dalam suasana Ramadan. Ia menilai Safari Ramadan menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Alhamdulillah malam ini kita bisa bersilaturahmi bersama masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di wilayah Eks-Kewadanaan Panumbangan,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam kehidupan sosial.

Kegiatan diawali dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan dialog dan ramah tamah antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Herdiat juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait beberapa program pembangunan yang belum berjalan optimal dalam beberapa tahun terakhir. Ia menjelaskan kondisi tersebut terjadi karena keterbatasan anggaran daerah, terutama pada periode 2025–2026.

“Kami mohon maaf apabila ada program yang tertunda atau belum maksimal. Kondisi APBD kita memang terbatas, tetapi ke depan kami akan berupaya agar pembangunan bisa kembali berjalan lebih baik,” katanya.

Dalam Safari Ramadan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis juga menyalurkan berbagai bantuan dan insentif kepada masyarakat. Insentif diberikan kepada guru Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA), guru TPA, imam masjid desa, imam masjid kecamatan, serta Ketua RT dan RW sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka dalam menjaga kehidupan sosial dan keagamaan.

Selain itu, pemerintah daerah menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris Ketua RT dan RW yang meninggal dunia, dengan nilai santunan sekitar Rp42 juta per orang. Program perlindungan tersebut dibiayai oleh Pemkab Ciamis sebagai bentuk jaminan sosial bagi perangkat lingkungan.

Dalam sambutannya, Bupati juga menyoroti perkembangan teknologi digital yang semakin cepat hingga ke wilayah pedesaan. Ia mengingatkan orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak dalam penggunaan telepon genggam dan media digital.

Menurutnya, kurangnya pengawasan dapat memicu berbagai persoalan sosial, termasuk meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ia menyebut berdasarkan data tahun 2024 terdapat sekitar 85 kasus kekerasan yang melibatkan perempuan dan anak, mulai dari kekerasan fisik, kekerasan seksual, hingga perundungan.

“Persoalan kekerasan terhadap anak harus menjadi perhatian kita semua. Orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan pemerintah harus bersama-sama meningkatkan pengawasan,” tegasnya.

Melalui kegiatan Safari Ramadan, pemerintah daerah berharap hubungan antara masyarakat dan pemerintah semakin erat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Ciamis yang religius, aman, dan sejahtera.

spot_img

Berita Terbaru