CIAMIS,FOKUSJabar.id: Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis, Rabu (4/3/2026). Cuaca ekstrem yang berlangsung cukup lama itu memicu bencana pohon tumbang serta memicu kerusakan puluhan bangunan rumah dan fasilitas umum di beberapa kecamatan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mencatat kerusakan tersebar di beberapa titik. Di Kecamatan Lakbok, angin kencang merusak atap satu rumah dan dua kios milik warga di Desa Puloerang setelah genting tersapu angin.
Baca Juga: Baznas Ciamis Konsisten Jaga Integritas Laporan Keuangan
Di Kecamatan Pamarican, dua rumah warga di Desa Kertahayu ikut terdampak terjangan cuaca ekstrem. Sementara itu, kerusakan cukup banyak terjadi di Desa Sindangsari, Kecamatan Banjarsari. Angin kencang merusak bangunan SDN 2 Sindangsari serta 15 rumah warga di wilayah tersebut.
BPBD juga menerima laporan awal dari Desa Sindanghayu, Kecamatan Pamarican. Petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah bangunan dan fasilitas yang terdampak di lokasi itu.
Kepala pelaksana BPBD Ciamis, Ani, menyampaikan bahwa pihaknya baru menerima laporan beberapa waktu lalu dan langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.
Selain itu, laporan tambahan datang dari Desa Sindangasih, Kecamatan Banjarsari. Di desa tersebut, empat rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.
Ani menjelaskan, tim masih mengumpulkan data rinci terkait jumlah kepala keluarga terdampak, tingkat kerusakan bangunan, serta kebutuhan mendesak warga. Pemerintah desa sejauh ini baru melaporkan lokasi dan jumlah rumah yang terdampak.
BPBD Ciamis terus menunggu laporan dari kecamatan lain untuk memastikan total dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
(Husen Maharaja)


