spot_imgspot_img
Jumat 3 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Cap Go Meh 2577 di Hok Tek Bio Ciamis, Harmoni Imlek dan Ramadan Berpadu Hangat

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Perayaan Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kelenteng Hok Tek Bio Ciamis, Selasa (3/3/2026), menghadirkan suasana berbeda. Hari ke-15 yang menjadi penutup rangkaian Imlek tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan, sehingga nuansa perayaan terasa lebih hangat dan penuh toleransi.

Sejak pukul 15.00 WIB, warga mulai memadati area kelenteng. Banyak pengunjung memanfaatkan momen tersebut untuk ngabuburit sambil menyaksikan atraksi Barongsai dan Liong dari Grup Koi Suci Semarang. Tabuhan tambur menggema, berpadu sorak penonton yang antusias menyambut setiap gerakan lincah para pemain.

Baca Juga: Warga Serbu GPM Polres Ciamis, Bahan Pokok Dijual di Bawah Harga Pasar

Ketua Makin Ciamis, Andi Senjaya, menjelaskan bahwa Cap Go Meh bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga memiliki makna spiritual mendalam bagi umat Konghucu.

“Cap Go Meh merupakan hari ke-15 atau penutup Tahun Baru Imlek. Tradisi di kelenteng selalu menghadirkan barongsai sebagai simbol kebahagiaan sekaligus penolak bala,” ujarnya.

Ia menambahkan, barongsai dalam tradisi Tionghoa berkaitan dengan kisah kilin, makhluk mitologi pembawa pertanda baik. Sementara liong atau naga melambangkan kekuatan dan semangat hidup.

“Liong bagi kami simbol kekuatan dan kebesaran,” katanya.

Panitia menyesuaikan seluruh rangkaian acara dengan suasana Ramadan. Mereka mengatur agenda makan bersama setelah waktu berbuka sebagai bentuk penghormatan kepada umat Islam yang menjalankan puasa.

“Kami sudah berkoordinasi dan tetap menghargai saudara Muslim. Buka bersama juga kami lakukan setelah azan magrib,” jelas Andi.

Kirab Gotong Toa Pe Kong

Memasuki malam hari, kemeriahan berlanjut dengan kirab Gotong Toa Pe Kong yang mengelilingi sejumlah ruas jalan di sekitar kelenteng, mulai dari Jalan Ampera, Jalan RE Martadinata, Jalan Yos Sudarso, hingga Jalan Pemuda sebelum kembali ke titik awal. Atraksi Barongsai dan Liong kembali tampil pukul 21.00 WIB, lalu rangkaian acara ditutup dengan ibadah Shang Yuan pada pukul 23.00 WIB.

Bagi warga, Cap Go Meh bukan hanya tontonan budaya, tetapi juga ruang kebersamaan. Fabiola Finda Utami (33), warga Maleber Ciamis, datang bersama anaknya untuk menyaksikan pertunjukan sambil menunggu waktu berbuka.

“Anak saya suka liong, jadi sekalian lihat. Seru banget walaupun sempat agak takut. Tahun lalu saya tidak sempat datang, sekarang senang bisa ikut meramaikan,” tuturnya.

Menurutnya, suasana tahun ini terasa lebih istimewa karena perayaan berlangsung beriringan dengan Ramadan.

“Sekalian ngabuburit, jadi makin ramai. Keren sekali,” katanya.

Cap Go Meh 2577 di Ciamis pun menjadi gambaran nyata harmoni budaya. Tradisi Tionghoa dan suasana Ramadan berjalan berdampingan dalam semangat saling menghormati dan menjaga kebersamaan.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru