spot_img
Jumat 6 Februari 2026
spot_img

Pemkot Bandung Siapkan Penataan Ulang Cihampelas, Pembongkaran Teras Masih Dikaji

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Bandung menargetkan kepastian rencana pembongkaran Teras Cihampelas pada semester pertama tahun 2026. Saat ini, Pemkot masih menuntaskan audit teknis, kajian hukum, serta proses perizinan guna memastikan langkah tersebut tidak menimbulkan potensi kerugian negara.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan Pemkot memilih bersikap hati-hati sebelum mengambil keputusan final terkait masa depan bangunan ikonik di kawasan Cihampelas tersebut.

Baca Juga: Masa Transisi Tiga Bulan, Pemkot Bandung Resmi Kelola Kebun Binatang

“Teras Cihampelas masih dalam tahap pengajuan izin. Kami melakukan audit teknis lebih dulu karena semua harus benar-benar matang,” ujar Farhan di Pendopo Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (6/2/2026).

Farhan menjelaskan, berbagai tahapan administrasi saat ini berjalan secara paralel agar rencana penataan ulang kawasan Cihampelas tetap sesuai dengan ketentuan hukum.

“Kami sudah berkonsultasi dengan Kejaksaan Negeri melalui Kasi Datun. Selanjutnya, kami juga akan berkoordinasi dengan Korsupgah KPK supaya saat pembangunan dilakukan tidak ada potensi kerugian negara,” katanya.

Ia menegaskan, kepastian nasib Teras Cihampelas menjadi salah satu prioritas Pemkot Bandung tahun ini.

“Saya berharap semester pertama sudah ada kepastian,” ucapnya.

Farhan juga mengakui Teras Cihampelas belum berfungsi optimal sejak dibangun. Kawasan tersebut belum mampu menjadi pusat kegiatan UMKM sesuai tujuan awal, bahkan menghadapi persoalan keamanan.

“Tantangan pengelolaan Teras Cihampelas cukup besar. Kawasan ini tidak optimal untuk UMKM dan justru menyimpan risiko keamanan yang tinggi,” ujarnya.

Nengembalikan Ekosistem Jalan Cihampelas

Karena itu, Pemkot Bandung berencana mengembalikan wajah Jalan Cihampelas seperti semula, sebagai kawasan pejalan kaki yang nyaman, teduh, dan ramah wisatawan.

“Kami ingin mengembalikan ekosistem Jalan Cihampelas dengan pohon-pohon peneduh. Supaya terasa megah dan nyaman. Orang bisa berjalan kaki sambil menikmati suasana, bukan seperti berada di kolong jembatan,” tuturnya.

Sambil menunggu keputusan final, Pemkot Bandung mulai melakukan pembenahan di area sekitar Teras Cihampelas. Farhan menyebut perbaikan telah berjalan di bagian bawah bangunan.

“Trotoar kiri dan kanan sudah kami beautifikasi, termasuk pemasangan lampu dengan pencahayaan yang lebih baik,” katanya.

Terkait penghapusan aset Teras Cihampelas, Farhan memastikan proses tersebut masih dalam tahap kajian mendalam oleh aparat penegak hukum.

“Penelitian masih Kejaksaan Negeri dan KPK lakukan untuk memastikan tidak ada potensi kerugian negara,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Bandung juga melaksanakan uji kelayakan struktur atau loading test yang berjalan bersamaan dengan proses lainnya.

“Mudah-mudahan pada semester kedua sudah bisa kita eksekusi,” kata Farhan.

Ia menambahkan, pembongkaran Teras Cihampelas sangat mungkin berlangsung tahun ini, bergantung pada hasil desain ulang dan kelengkapan perizinan.

“Bisa pembongkarannya tahun ini. Sekarang proses penelitian, desain ulang, dan perizinan berjalan bersamaan,” jelasnya.

Soal pendanaan, Farhan membuka peluang dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, anggarannya dari provinsi. Namun, kami selesaikan dulu seluruh administrasinya,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru