spot_imgspot_img
Rabu 25 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Manajemen: Pemesanan Tiket Laga Persib Belum Dibuka

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Manajemen Persib Bandung memastikan belum membuka pemesanan tiket pertandingan babak penyisihan Grup C Turnamen Pramusim Piala Presiden 2022.

Pada Turnamen Pramusim 2022 Persib Bandung bakal menjadi tuan rumah Grup C dan berada satu grup dengan Bhayangkara FC, Bali United dan Persebaya Surabaya.

Persib dijadwalkan akan melakoni pertandingan perdana di babak penyisihan Grup C Turnamen Piala Presiden 2022 menghadapi Bali United, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (12/6/2022).

BACA JUGA: Kuota Asing Asia Persib Diisi Pemain Timnas, Robert Alberts: Segera Datang

“Tiket sampai sekarang belum kita jual. Karena banyak info ke saya sudah ada tiket palsu. Jadi kami informasikan bahwa kita belum menjual tiket,” kata Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono.

“Kita juga masih menunggu proses perizinan. Begitu prosesnya selesai, kami akan jual tiket. Kami akan umumkan jam berapa  mulai jual tiket. Karena kita akan menerapkan asas keadilan untuk semuanya,” tegas Teddy.

Teddy menyebut, penjualan tiketnya dilakukan secara online. Selain itu, pemesanan harus memenuhi beberapa persyaratan. Di antaranya, sudah menjalani dua kali vaksin.

“Tiket dijual 100 persen online, sesuai dengan instruksi dari pemerintah. Minimal harus dua kali vaksin,” ungkapnya.

“Untuk mengetahui dua kali vaksin kan harus terkoneksi dengan aplikasi peduli lindungi. Makanya kenapa kita mensyaratkan untuk memberikan NIK di apps kita, adalah untuk supaya terkoneksi ke aplikasi pedulilindungi,” jelas Teddy.

Aturan mengenai pemesanan tiket dan syarat untuk bisa menyaksikan pertandingan tersebut menurut Teddy, merupakan keputusan dari pemerintah. Sehingga, pihaknya hanya menjalankan regulasi tersebut.

BACA JUGA: Robert Rene Alberts Sudah Kembali Pimpin Latihan Persib

“Kan pemerintah sudah menetapkan aturan, bahwa semuanya harus sudah vaksin dua kali, apabila belum vaksin, maka akan ditolak sendirinya otomatis,” tegas Teddy.

(Arif/Bambang)

spot_img

Berita Terbaru