spot_imgspot_img
Kamis 14 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pesawat N250 Gatot Kaca Karya Habibie Akan Dimuseumkan di Yogyakarta

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pesawat N250 Gatot Kaca merupakan hasil karya Persiden RI ke-3 BJ Habibie. Pesawat tersebut merupakan hasil karya anak bangsa yang sempat membuat dunia penerbangan tercengang, karna indonesia mampu membuat pesaewat sendiri, Pesawat yang sering di sebut Gatot Kaca terbang perdana pada 1995 silam.

Setelah terhenti pengembanganya pada 1998 karna krisis moneter. Pesawat tersebut masih tersimpan apik di PT Dirgantara Indonesia (DI), rencananya pesawat Gatot Kaca ini akan dimiseumkan.

Plt Corporate Secretary TPDI Irlan Budiman mengatakan, pesawat N250 Gatot Kaca akan diserahkan ke Museum Dirgantara Mandala di Yogyakarta. Sebagai bagian sejarah besar di Indonesia, pesawat tersebut mampu dilihat dan dinikmati secara luas oleh masyarakat.

“Kami akan serahkan ke Museum Dirgantara Mandala yang ada di Yogyakarta. Kita jadikan bagian dari sejarah untuk kita berikan kepada masyarakat,”ucap Irlan di PTDI, Kota Bandung, Kamis (12/9/2019).

Menurutnya pesawat N250 merupakan karya yang sangat fenomenal yang membuktikan saat itu Indonesia sebagai negara berkembang mampu mengembangkan industri pesawat terbang. Dengan di museumkan masyarakat bisa mengenang sejarah besar itu.

“Dari pada disini juga kan hanya menjadi internal mungkin mereka bisa manfaatkan untuk sampaikan kepada masyarakat, ini loh ada karya anak bangsa terutama karya dari Alm. BJ Habibi yang bikin dunia melek bahwa Indonesia mampu membuat pesawat terbang yang teknologinya canggih di kelasnya “ucapnya.

Ia mengungkapkan, pesawat N250 Ini pertama kali dikembangkan pada 1986 oleh para engineer Indonesia, pada tahun 1995 N250 bisa mengudara untuk pertama kalinya.

Lebih lanjut Irlan mengatakan, pesawat N250 yang digagas Habibie sudah pernah terbang keliling dunia. Pesawat N250 juga pernah tampil di ajang bergengsi Paris Air Show yang membuat dunia terkaget-kaget.

Menurutnya, krisis moneter pada 1998 yang membuat karya besar Indonesia harus berhenti. Indonesia pada saat itu lagi membutuhkan bantuan pendanaan dari Internasional Moenetery Fun (IMF) terpaksa mengubur mimpi pesawat N250.

“Ada beberapa negara memang ketakutan pada saat itu bisa menyaingi, pada akhirnya 1998 kita krisis moneter. Pendanaan N250 distop untuk program pengembangannya karna itu salah satu perjanjian dengan IMF, “pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru