spot_imgspot_img
Jumat 12 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Polri Ungkap Kelompok GARIS sebagai Pemancing Kerusuhan 22 Mei

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Kepolisian mengungkap adanya sejumlah kelompok yang menunggangi aksi 22 Mei. Salah satunya Gerakan Reformis Islam (GARIS), kelompok yang membuat kerusuhan ini menyatakan diri berafiliasi dengan ISIS.

Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan terungkapnya kelompok GARIS di dasari pengakuan dua orang yang di tangkap dan di jadikan tersangka.

BACA JUGA:

Dewan Pakar DPD NasDem Garut Apresiasi Kinerja Lola Nelria Okatvia

“Dari keterangan dua tersangka tersebut yang kita tangkap, mereka memang berniat untuk berjihad pada aksi tanggal 21-22 Mei,” kata Iqbal, Kamis (23/5/2019).

Dua orang tersebut merupakan bagian dari 257 orang yang di amankan petugas.  Kedua anggota GARIS yang tak di sebutkan identitasnya itu di ketahui berasal dari luar Jakarta.

Iqbal mengatakan kelompok GARIS ini di ketahui pernah menyatakan diri mendukung Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Kelompok GARIS ini juga pernah mengirimkan anggotanya ke Suriah untuk bergabung bersama ISIS.

“Sama-sama kita tahu bahwa kelompok GARIS ini pernah menyatakan, membuat statement sebagai pendukung ISIS Indonesia. Dan mereka sudah mengirimkan kadernya ke Suriah,” tuturnya.

Polri juga menyatakan adanya rencana serangan bom oleh sekelompok teroris yang telah di tangkap. Bom itu rencana akan di ledakan di tengah massa aksi 22 Mei.

Serangan itu dibuat untuk meningkatkan tensi politik di dalam negeri. Harapannya, terjadi konflik yang lebih besar. Strategi ini dipakai ISIS sehingga membuat tata negara dan sosial di Suriah berantakan.

(Vetra)

spot_img

Berita Terbaru