CIMAHI, FOKUSJabar.id : Penyalahgunaan obat batuk merk K yang memiliki kandungan Dextromethorphane mulai merebak di kalangan remaja. Khususnya, para pelajar Cimahi.
Dextromethorphane merupakan turunan dari opium atau heroin yang jika dikonsumsi secara berlebihan akan menimbulkan halusinasi atau tidak sadarkan diri.
Menurut Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi, Ivan Eka Satya, mabuk obat batuk K menjadi tren di kalangan anak sekolah yang biasanya dilakukan pada saat jam pulang sekolah.
” Kalau kasusnya kita belum menemukan. Tapi memang kandungan dextromethorphane di dalam obat batuk K dimanfaatkan anak sekolah untuk mabuk-mabukan,” ujarnya.
Untuk mendapatkan efek mabuk hingga halusinasi dan tak sadarkan diri dari obat batuk itu, para pelakunya biasa mengonsumsi 15-20 sachet.
“Sebenarnya obat batuk kalau dikonsumsi sesuai anjuran sangat bermanfaat. Bahayanya, jika dikonsumsi berlebihan,” terang dia.
(Achmad Nugraha/Bam’s)


