CIAMIS,Fokusjabar.com : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ciamis dinilai gagal menyosialisasikan Pilkada Serentak 2018. Buktinya sebanyak 63,9 persen warga Kabupaten Ciamis yang punya hak pilih belum tahu tanggal pencoblosan.
“Hasil penelitian atau survei kami selama 3-7 Mei 2018 sekitar 63,9 persen warga Ciamis belum tahu kapan pilkada serentak digelar,” kata Peneliti Survei Berbagi Indonesia (SIGI) LSI, Fadli Fahri.
Oleh karena itu, kata Fadli, diprediksi jumlah golput diprediksi meningkat kalau KPUD Ciamis tak bekerja keras melakukan sosialisasi secara massif dalam satu bulan terakhir ini. Menanggapi hasil temuan LSI, KPU Ciamis bukan malah intropeksi. Ketua KPU Kab Ciamis, Kikim Tarkim mengklaim sudah bekerja keras menyosialisasikan Pilkada Serentak 2018.
“Kami rasa sudah maksimal sosialisasi, seperti tahapan pemungutan dan penghitungan suara, serta rekapitulasinya,” jelasnya.
Namun demikian terkait hasil survei LSI, diakui Kikim akan dijadikan sebagai motivasi agar lebih giat melakukan sosislaisasi.
“Hasil survei LSI akan kami jadikan sebagai motivasi untuk terus lebih giat melakukan kegiatan sosialisasi di berbagai tempat dan segmentasi pemilih,” tegasnya.
Dia mengatakan, KPU bukan satu-satunya komponen yang menentukan masih banyaknya masyarakat yang blm tahu kapan Pilkada digelar.
“Kan ada pemerintah, Parpol, calon peserta pilkada,” katanya.
(dar)


