BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April, Badan Lingkungan Hidup & Pengurangan Resiko Bencana (LH PRB) Forum Komunikasi Keluarga Besar Pecinta Alam Bandung Raya (FK KBPA BR) menggelar aksi penanaman pohon di kawasan Bandung Utara (KBU), tepatnya di Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Kegiatan sendiri menjadi salah satu puncak dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Bumi tahun 2018 yang digelar Badan LH PRB-FK KBPA BR.
Pada kegiatan penanaman pohon tersebut, pihak penyelenggara melakukan aksi nyata penanaman pohon sebagai upaya menjaga lingkungan dengan mengajak semua elemen. Mulai dari Perhimpunan Pecinta Alam se-Bandung Raya, warga masyarakat di sekitar lokasi, hingga komunitas-komunitas lain.
Salah satu peserta kegiatan LSM Peduli Lingkungan Jabar (Pelija) menyatakan apresiasi atas langkah dan tindakan nyata yang dilakukan pihak penyelenggara yakni Badan LH PRB-FK KBPA BR. Kegiatan sendiri dinilai pihaknya memberikan contoh nyata bagi masyarakat sekitar dan masyarakat Jabar tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan untuk menjaga bumi tercinta.
Lebih lanjut, pihaknya pun mendukung upaya-upaya yang dilakukan semua pihak dalam menjaga lingkungan. Terutama wilayah KBU yang saat ini kondisinya mulai kritis sebagai salah satu daerah serapan air bagi kawasan cekungan Bandung.
”Apalagi saat ini, hilangnya wilayah serapan air di KBU di daerah Cimenyan pun dalam waktu belakangan terakhir disebut sebagai penyebab terjadinya banjir di Cicaheum, baru-baru ini,” ujar Sekretaris Eksekutif LSM Pelija, Urik Yanto Prasetyo saat ditemui di sekretariat LSM Pelija, Batununggal, Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Senin (23/4/2018).
Untuk itu, aksi penanaman pohon yang dilakukan bisa menjadi contoh bagi semua elemen untuk peduli terhadap kondisi lingkungan, terutama di KBU. Dengan demikian, kondisi KBU yang berfungsi sebagai kawasan serapan air bagi cekungan Bandung pun kembali normal dan tidak lagi dalam kondisi kritis.
“Mari kita bahu membahu melakukan aksi demi lestarinya bumi ini karena menjaga dan melestarikan lingkungan bumi ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk warisan bagi anak cucu kita di masa depan,” tegasnya.
(ageng/bam’s)



