spot_imgspot_img
Sabtu 4 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Angka Kekerasan Pada Perempuan yang Tinggi Jadi Perhatian Paslon Asyik

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Ketua Bidang Humas DPP PKS, Ledia Hanifa Amaliah mengakui, hingga kini Provinsi Jawa Barat (Jabar) masih dihadapkan pada persoalan terkait perempuan, mulai perdagangan manusia (human traficking) hingga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Akan tetapi Ledia tidak menyebut data pasti Human Traficking dan KDRT yang terjadi di Jabar. Ledia mengungkapkan, berbagai persoalan tersebut akan menjadi perhatian pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar nomor urut 3 Sudrajat-Syaikhu (Asyik) untuk dituntaskan jika terpilih sebagai pemimpin Jabar.
“Pasangan Asyik akan memberikan perhatian yang sangat besar bagi seluruh perempuan di Jabar.
Pasangan itu pun menyadari betul bahwa perempuan sebagai motor pembangunan, khususnya di Jabar,” kata Ledia saat memperingati Hari Kartini 21 April di Bandung.
Menurut Ledia, kepastian untuk menaruh perhatian besar pada perempuan di Jabar didasari alasan bahwa pasangan Asyik pasti melanjutkan dan mengimplementasikan kebijakan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan yang telah digagas Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher).
“Salah satunya, provinsi pertama yang punya Perda Ketahanan Keluarga adalah Provinsi Jabar, perda itu digagas Pak Aher. Saya yakin betul ini pasti akan dilanjutkan dan diimplementasikan oleh pasangan Asyik,” tutur Anggota Komisi X DPR RI ini.
Tidak hanya menuntaskan persoalan perempuan Jabar, kata Ledia, pasangan Asyik juga akan berupaya meningkatkan kesejahteraan perempuan di Jabar. Terlebih, tidak sedikit perempuan di Jabar yang menjadi penopang keluarga.
“Kesejahteraan perempuan di Jabar, salah satunya akan diupayakan melalui program Asyik Preuneur, agar tercipta enterpreuneur-enterpreuneur perempuan andal,” ujarnya.
Dia berharap, lewat kebijakan yang digagas Asyik akan menghasilkan kebaikan-kebaikan bagi seluruh keluarga di Jabar.
(Ibenk/Bam’s)
spot_img

Berita Terbaru