spot_imgspot_img
Sabtu 7 November 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

UPI Kawinkan Gelar Campus League Futsal Regional Bandung 2026

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses mengawinkan gelar Campus League Futsal Regional Bandung 2026. Pada laga final yang digelar pada Jumat (6/11/2026)  di GOR ITB Sports Center, Jatinangor, tim putra dan putri UPI mampu mengatasi perlawanan lawannya.

Di sektor putra, UPI menyudahi perlawanan STKIP Pasundan untuk memastikan gelar juara. Sementara tim putri UPI kokoh di puncak klasemen akhir dengan raihan 18 poin sepanjang kompetisi yang menerapkan sistem double round robin.

BACA JUGA:

Atlet Gantole Majalengka Hadapi Ketidakpastian Pekerjaan

Pada partai puncak kelompok putra, UPI tertinggal lebih dulu saat laga baru berjalan satu menit. Gol cepat STKIP Pasundan tercipta setelah Muhammad Yusup Muharam berhasil meng-intercept serangan lawan dan mengirimkan umpan menjurus ke Muhammad Sutan Kemas yang berhasil menggetarkan jala gawang UPI.

UPI baru membalas setelah upaya keras mereka membuahkan hasil di akhir babak pertama. Adalah Fachry Tiftazani yang bergerak di sisi flank kanan, berhasil melepaskan sepakan mendatar dan gagal di antisipasi kiper STKIP. Sehingga skor babak pertama berakhir imbang 1-1.

Pada paruh kedua, UPI balik mendominasi dan penjaga gawang STKIP Pasundan Faiz Fadhlur Rahman harus berjibaku mengamankan gawangnya.

Namun di menit 27, STKIP Pasundan harus kehilangan Muhammad Yusup Muharam setelah di ganjar kartu merah akibat pelanggaran keras.

Unggul jumlah pemain, aksi kolektif para pemain UPI memainkan bola cepat dari kaki ke kaki berhasil menambah perolehan poin.

Umpan matang di mulut gawang berhasil di konversi menjadi gol oleh Ilham Maulana Shalman dan mengubah skor menjadi 2-1 sekaligus menjadi penutup gol akhir pertandingan.

Pelatih Kepala Tim Putra UPI, Fachmy memuji mentalitas pemainnya dalam mengatasi tekanan di partai final.

Sempat tertinggal di menit awal, Muhamad Al Fadli dkk justru menunjukkan sikap pantang menyerah yang berbuah manis kemenangan.

“Saya percaya dengan kualitas para pemain meski kecolongan gol di menit awal. Pemain memperlihatkan mental yang sangat luar biasa sehingga bisa mencetak gol kemenangan. Untuk The Nationals, kami harap tidak ada lagi masalah fokus pertandingan karena lawan yang di hadapi pasti lebih kompetitif,” kata Fachmy.

Di sektor putri, UPI menjadi yang terbaik usai meraih poin sempurna dari enam laga yang di lakoni sejak matchday perdana. Tim putri UPI tak terkalahkan di enam laga, menciptakan 51 gol dan hanya kemasukan satu.

BACA JUGA:

Belum Resmi Dibuka, Kabupaten Bandung Panen Medali Porprov Jabar 2026

Pada matchday terakhir, Jumat (6/11/2026), UPI sukses menumbangkan STKIP Pasundan dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang pada laga tersebut di cetak Najwa Nabila Qurrotun Aini di menit 6.

“Untuk The Nationals, kami harus tetap evaluasi terutama dalam hal finishing dan ketenangan di depan gawang. The Nationals itu sudah best of the best timnya, tidak ada yang lemah, jadi kami harus siap. Kalau tahun lalu UPI peringkat ketiga, tahun ini harus jadi yang pertama,” kata Pelatih Tim Putri UPI, Asep Sumpena.

Head of Competition Campus League, Dave Leopold menilai munculnya UPI sebagai juara futsal regional Bandung tahun ini menunjukkan pergeseran peta kekuatan yang membuat penyelenggaraan Campus League selalu menarik setiap tahunnya.

Untuk bisa konsisten di jajaran elite kompetisi regional dan nasional, setiap kampus harus memastikan regenerasi student-athlete di tim mereka berjalan baik.

“Jadi yang menarik di Campus League itu peta kekuatan timnya setiap tahun pasti berbeda karena akan selalu ada pemain-pemain yang lulus, jadi gold moment masing-masing tim berbeda. Di Bandung, UIN SGD sebagai juara nasional 2025, tahun ini kalah di semifinal regional dan melaju ke The Nationals sebagai juara ketiga Bandung itu karena skuadnya tidak sama. Jadi uniknya main di Campus League itu adalah kalau timnya tidak bisa me-manage perekrutan pemain, akan mulai dari nol lagi,” kata Dave.

Dave menuturkan pentingnya talent scouting dilakukan setiap tim kampus dari tingkat SMA untuk bisa bersaing di level atas kompetisi. Hal itu menjadi alasan adanya kompetisi antar SMA di sela-sela penyelenggaraan Campus League Futsal pada setiap regional.

“Kami melihat pentingnya sebuah regenerasi. Karena itu kami coba kasih pilihan sekolah yang terbaik dari masing-masing regional untuk pelatih-pelatih tim kampus melakukan talent scouting, kami sediakan datanya. Untuk para pelajar, mereka bisa berprestasi di futsal sekligua membuka kans mendapat beasiswa di jenjang perkuliahan,” Dave menegaskan.

BACA JUGA:

Kabaddi Kota Bandung Siap Raih Juara Umum Ekshibisi Porprov XV Jabar

Usai gelaran di Bandung, Campus League Futsal 2026 akan bergulir di Jabodetabek pada 10 – 17 November. Sementara fase The Nationals berlangsung di Yogyakarta, 25 November sampai 2 Desember mendatang.

Pada The Nationals, akan ada 10 tim putra dan 10 tim putri terbaik yang berlaga mewakili regional masing-masing.

Yogyakarta sebagai tuan rumah diwakili tiga tim putra maupun putri, Bandung tiga tim putra dan dua tim putri, Jabodetabek dua tim putra dan tiga tim putri, serta Surabaya dua tim putra maupun putri.

(ageng)

spot_img

Berita Terbaru